Pabrik Tembakau Sintesis di Perumahan Cipocok Jaya Beromset Ratusan Juta Digerebek

Rabu, 13 Oktober 2021 13:02 WIB

Share
Kapolres Serang AKBP Yudha Satria didampingi Kasatresnarkoba Iptu Michael K Tandayu dan Kasihumas Iptu Dedi Jumhaedi saat menggelar ekspose. (Haryono)

"Dari pengembangan, petugas mendapatkan informasi jika tersangka RK mengontrak rumah yang di jadikan tempat produksi tembakau sintetis di perumahan Puri Serang Hijau," ungkap Kapolres saat menggelar ekspose, Rabu (13/10/2021).

Kapolres menjelaskan berbekal dari informasi tersebut tim satresnarkoba yang dipimpin Ipda Rian Jaya Surana tanpa membuang kesempatan, sekitar pukul 13:30, langsung melakukan penggerebekan atas rumah yang dicurigai sebagai tempat pembuatan tembakau dan liquid vape berbahan narkotika tersebut.

"Dari dalam rumah tersebut petugas berhasil mengamankan tersangka AM dan YP, berikut sejumlah barang bukti peralatan serta bahan baku pengolahan tembakau dan liquid berbahan narkotika," terang Kapolres didampingi Kasatresnarkoba AKP Michael K Tandayu.

Berdasarkan hasil pengembangan dari ketiga tersangka, kata Kapolres, pembuatan tembakau dan liquid vape berbahan narkotika juga melibatkan RS yang merupakan warga Kecamatan Walantaka, Kota Serang.

"Tersangka RS berhasil ditangkap di hari yang sama sekitar pukul 22:00 di Perumahan Graha Walantaka, Kelurahan Pengampelan. Keempat tersangka saat ini mendekam di tahanan polres," kata Yudha Satria.

Atas perbuatannya, keempat tersangka dijerat Pasal 113 jo Pasal 111 jo Pasal 132 UU 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman paling singkat 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara, denda paling sedikit Rp 1 miliar dan maksimal Rp 10 miliar.

Sebelumnya pada 7 September kemarin, tim Satresnarkoba Polres Serang yang dipimpin Ipda Rian Jaya Surana juga berhasil membongkar pabrik rumahan pembuatan tembakau sintetis dan liquid vape berbahan narkotika.

"Home industry" pembuatan tembakau sintetis di Desa Singamerta, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang dikendalikan seorang mantan karyawan koperasi berinisial DM. (Rahmat Haryono)

Halaman
Editor: Khomsu Rijal
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler