Belum Dua Pekan, 57 Orang WNA Ditolak Masuk Indonesia

Rabu, 13 Oktober 2021 11:14 WIB

Share
12 WN Sri Lanka saat dideportasi. (Ist)

Romi menambahkan 12 warga Srilanka itu rata-rata berusia 25 sampai 35 tahun, berkulit hitam, berbadan tegap, dan tinggi.

Kata dia meskipun sempat ditahan pihaknya sudah mendeortasi12 WN Sri Lanka tersebut.

"Sudah kami deportasi, dikembalikan ke negara asalnya dibawa maskapai asalnya," pungkas Romi.

Sedangkan data awal Januari hingga Oktober 2021, setidaknya dari 14.000 Warga Negara Asing (WNA) ditolak masuk Indonesia melalui Bandara Soekarno - Hatta.

WNA yang ditolak berasal dari berbagai macam negara seperti Amerika Serikat, German, Eropa, Jepang, China, Banglades, Sri Lanka dan Pakistan.

Untuk WNA asal Pakistan yang ditolak, lanjut Romi, karena melakukan manipulasi dokumen atau tidak sesuai dengan perijinan peruntukan tinggal di Indonesia.

"Sementara untuk biaya pemulangan atau deportasi kepada para WNA yang ditolak itu dibebankan kepada maskapai yang mengangkutnya," terangnya.

Saat ini Pemerintah mengeluarkan sejumlah aturan mengenai masuknya Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA) dari luar negeri ke Indonesia.

Aturan tersebut, kata Romi, dikeluarkan untuk mencegah penyebaran virus corona termasuk sebagai langkah antisipasi masuknya virus Corona varian V.1.621 atau varian MU.

"Di antara yang dilakukan pemerintah untuk mencegah masuknya virus corona Covid-19 varian baru adalah dengan hanya membuka dua bandara untuk menerima kedatangan internasional, yaitu Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten dan Sam Ratulangi, Manado," tuntasnya. (Muhammad Iqbal)
 

Halaman
Editor: Khomsu Rijal
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler