Banten Pernah Jadi Pusat Jalur Rempah, Gubernur Dorong Ekspor Vanili

Rabu, 13 Oktober 2021 07:15 WIB

Share
Gubernur Banten Wahidin Halim saat meninjau perkebunan di Panimbang, Pandeglang. (Ist)

PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID-- Awal abad ke-16, Banten menjadi pusat jalur ekspor rempah-rempah di Nusantara dan Asia Tenggara.

Di antaranya jahe, beras dan lada. 

 

Jalur rempah itu tersebar ke beberapa pelabuhan yang dibuat oleh Kesultanan Banten pada saat itu.

Salah satunya pelabuhan Karangantu yang menjadi pusat jalur rempah dunia. 

Jalur rempah sendiri disebutnya mempunyai pengertian yang sama dengan jalur sutera yang lebih dulu dikenal orang. Dua istilah ini adalah nama atau label dari jalur niaga yang mewakili komoditas utama yang dihasilkan, rempah di Asia Tenggara dan Nusantara Selatan dan sutera di China.

Potensi rempah itu sendiri hingga kini masih terus dikembangkan oleh masyarakat Banten, terutama di wilayah Banten Selatan yang melingkupi Pandeglang dan Lebak.

Seperti yang saat ini sedang dikembangkan di Kecamatan Penimbang, rempah Vanili. 

Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) mengungkapkan pengambangan dan  budidaya Vanili ini bisa menjadi dorongan dan membantu pemerintah untuk meningkatkan ekspor rempah dari Provinsi Banten. 

Hal itu diungkap oleh Gubernur WH saat meninjau perkebunan vanili PT Persaudaraan Anak Bangsa, JHL Group di Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Selasa (12/10/2021). 

Halaman
1 2
Editor: Khomsu Rijal
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler