Pangkat Diturunkan, Pejabat Dinsos Lebak Penilep Bantuan Korban Bencana Kebakaran Belum Kembalikan Dana ke Kas Daerah 

Selasa, 12 Oktober 2021 13:54 WIB

Share
Kantor Dinsos Pemkab Lebak di Rangkasbitung tempat oknum penilep dana korban bencana kebakaran bertugas.(Foto: Yusuf Permana)

LEBAK, POSKOTA.CO.ID - Pihak inspektorak Kabupaten Lebak memastikan bahwa ET, oknum pejabat Dinas Sosial (Dinsos) Lebak  telah terbukti bersalah lantaran sudah menggelapkan uang bantuan milik para korban bencana senilai Rp341 juta.

Ia pun harus mengembalikan uang itu kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak.

Inspektur pembantu (Irban III) inspektorat Lebak, Dudung Kurniaman mengatakan, pihaknya sendiri telah memberi waktu 10 hari kerja kepada ET sejak 29 Oktober 2021 kemarin untuk mengembalikan uang milik para korban bencana langsung ke rekening kas Daerah Pemkab Lebak.

Namun, ET itu hingga kini belum juga mengembalikan uang senilai Rp 341 juta itu.

"Kita sudah berikan waktu 10 hari. Janjinya ET ini akan mengembalikan uangya pada 11 Oktober kemarin. Namun hingga kini belum ada informasi lagi," kata Dudung saat dihubungi, Selasa (12/10/2021).

Karenanya, kini pihak inspektorat sendiri sudah menyerahkan perkara ET ini kepada Badan Kepegawaian Pendidikan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lebak. 

"Untuk ranah selanjutnya itu akan dilakukan oleh BKPSDM," katanya.

Namun katanya, oknum ET sendiri sudah diberikan sanksi tegas berupa penurunan pangkat yang awalnya kepala bidang Linjamsos pada Dinsos Lebak.

Sementara, Kepala BKSDM Lebak Edi  mengatakan, pihaknya akan dengan tegas menindak oknum ET sesuai dengan rekomendasi atau laporan hasil penyelidikan (LHP) dari inspektorat Lebak.

"Tentunya kita akan tindak tegas sesuai dengan LHP. Biasanya sanksi tegas itu berupa penurunan pangkat hingga pemecatan tidak hormat," pungkasnya.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler