Gubernur Klaim Pemprov Banten Telah Menjadi Badan Publik yang Informatif

Senin, 11 Oktober 2021 15:26 WIB

Share
Gubernur Banten saat pemaparan Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik 2021 secara virtual di Rumah Dinas Gubernur Banten, Kota Serang. (ist)

Dikatakan, proses penganggaran Pemprov Banten saat ini sudah melalui internet atau online.

Di antaranya melalui e-hibah, Simral, SIPD, dan sebagainya. 

Salah satu yang membanggakan adalah aplikasi Sipeka yang mampu melayani perijinan bagi pengusaha.

Dampaknya investasi di Provinsi Banten cukup meningkat. Tahun 2020 mencapai Rp 61 triliun,  nomor 3 di Indonesia.

"Keterbukaan informasi dan aplikasi pelayanan publik sangat memberikan dampak bagi masyarakat umum dan publik," tegasnya. 

Dalam kesempatan itu, Wahidin juga memaparkan salah satu media untuk melakukan komunikasi langsung melalui podcast. 

"Ini salah satu upaya kita untuk menjalin komunikasi dengan masyarakat," ungkapnya. 

Tantangan yang dihadapi berkaitan dengan infrastruktur, sumber daya manusia, dan penganggaran. 

"Kita sepakat, layanan publik ini harus memanfaatkan teknologi. Ternyata cukup efektif, tidak perlu tatap muka dan tidak ada penyimpangan," pungkasnya. (Rahmat Haryono)

Halaman
Editor: Khomsu Rijal
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler