Baduy Udah Moderen, Jajan di Warung atau Belanja di UMKM Bayarnya Tinggal Scan Barcode   

Senin, 11 Oktober 2021 08:19 WIB

Share
Wisatawan di Baduy melakukan pembayaran dengan cara scan barcode di sebuah warung. (Foto: Yusuf Permana)

LEBAK, POSKOTA.CO.ID - Warga Suku Adat Baduy, khususnya para pengrajin dan pelaku UMKM yang berada di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak kini sudah menerapkan pembayaran non tunai untuk setiap transaksinya.

Pembayaran bisa melalui barcode Qris (quick response code indonesian standard). Para pengunjung atau wisatawan yang ingin membeli cinderamata khas Baduy seperti pakaian kampret, tas koja, kain tenun dan ikat kepala alias lomar kini tinggal melakukan scan barcode Qris itu untuk membayar oleh-oleh mereka.

Sarmidi, warga Baduy yang sudah menggunakan Qris itu mengaku sudah menerapkan pembayaran non tunai sejak dua bulan yang lalu. 

"Iya sudah dua bulan yang lalu, kita dikasih sama pihak bank yang sebelumnya ngasih tau cara-cara pakainya dulu," kata saat ditemui, Minggu (10/10/2021).

Menurutnya, , dengan QRIS itu kini para pengunjung dapat membayar cinderamata yang hendak mereka bawa pulang dengan pembayaran elektronik dengan menscan barcode Qris itu.

Menurutnya, Qris ini membantu dirinya dan para pelaku UMKM lainnya dalam mempermudah transaksi dengan para calon pembeli. Khususnya meminimalisir kontak dengan para calon pembeli di tengah pandemi Covid-19 ini.

"Jadi gampang, pembeli yang mau bayar terus enggak bawa uang tunai bisa langsung scan aja. Terus kita kalau mau ambil uang tinggal ke ATM aja," katanya.

Dirinya pun berharap dengan penggunaan metode pembayaran non tunai ini dapat meningkatkan penjualan dan penghasilan dirinya serta para pelaku UMKM lainnya di Baduy.

Sementara, Andi wisatawan asal Jakarta mengatakan, dengan adanya metode pembayaran Qris itu membuat dirinya lebih mudah dalam melakukan transaksi. Dengan QRIS, ujarnya,  dirinya tidak perlu lagi kesulitan jika tidak membawa uang cash saat hendak membeli oleh-oleh.

"Kalau mau beli oleh-oleh kan gampang tidak scan aja, enggak perlu nyari ATM dulu," ujarnya.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler