Tak Boleh Berpolitik Praktis, Kapolda Banten Ingatkan Jajarannya untuk Netral dalam Pengamanan Pilkades 

Minggu, 10 Oktober 2021 18:29 WIB

Share
Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto saat meninjau Pilkades Serentak di Kabupaten Tangerang. (ist)

SERANG, POSKOTA.CO.ID - Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto menegaskan kepada seluruh personil yang bertugas dalam pengamanan pilkades serentak bahwa netralitas adalah wajib dimiliki polisi.

"Sikap netralitas sesuai dengan aturan. Polisi tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis. Ini sudah harga mati," tegas Irjen Pol Rudy Heriyanto dalam keterangan tertulis yang diterima Poskota.co.id, Minggu (10/10/2021).

Oleh karena itu, Kapolda menginstruksikan kepada personil yang melakukan pengamanan pilkades agar netral. Pelanggaran terhadap netralitas personil dalam pilkades akan ditindak tegas dengan sanksi disiplin dan kode etik profesi kepolisian

"Saya percaya personil Polda Banten profesional dalam pengamanan rangkaian pilkades. Saya juga berharap agar seluruh personil tidak ada yang terlibat dalam menentukan pemenangan salah satu calon Kades," kata Kapolda.

Mantan Kadiv Hukum Polri ini juga meminta agar personil fokus pada upaya antisipasi agar pilkades jangan sampai jadi klaster baru Covid-19 dengan mendorong protokol kesehatan di daerah pemilihan.

"Kordinasikan dengan panitia pelaksana Pilkades untuk menyediakan fasilitas penunjang protokol kesehatan kepada pemilih, agar tidak tercipta klaster baru penyebaran Covid-19 dalam pilkades ini," tandasnya.

Rangkaian pelaksanaan pilkades di wilayah hukum Polda Banten berlangsung sejak hari ini (10 Oktober 2021) di Kabupaten Tangerang, dilanjut dengan kabupaten Pandeglang pada 17 Oktober 2021, kabupaten Lebak pada 24 Oktober 2021 dan Kabupaten Serang pada November 2021.

Polda Banten dan jajaran menurunkan 2.080 personel untuk melakukan pengamanan pilkades yang tersebar di 951 tps yang ada di wilayah hukum Polresta Tangerang Polda Banten untuk mewujudkan pilkades yang aman dan kondusif. 
(Rahmat Haryono)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler