Dianggap Bakal Akibatkan Banjir, Proyek Betonisasi di Jalan Abdul Hadi Diprotes Warga

Sabtu, 9 Oktober 2021 19:01 WIB

Share
Suasana pembangunan betonisasi jalan nasional di Jalan Abdul Hadi, Kota Serang yang diprotes warga. (Haryono)

SERANG, POSKOTA.CO.ID-- Pembangunan betonisasi jalan nasional di Kota Serang, tepatnya di Jalan Raya KH Abdul Hadi, Lingkungan Ciwaru, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, diprotes warga, Sabtu (9/10)2021). 

Pasalnya, proyek pembanguan jalan yang dibiayai Kementerian PUPR itu diprediksi akan menjadi penyebab banjir yang kebih besar lagi untuk dikemudian hari.

Yayat, tokoh masyarakat RW 16 lingkungan sekitar mengatakan, pembangunan betonisasi jalan nasional diprotes warga karena ada peninggian jalan.

"Adanya peninggian jalan, warga tidak berkenan karena hanya menyelamatkan jalan, tidak menyelamatkan penanganan banjirnya," katanya saat ditemui di lingkungan warga.

Yayat yang merupakan tokoh masyarakat, menambahkan sebelum adanya pembangunan betonisasi jalan nasional, pemukiman warga selalu terkena dampak banjir.

Hal ini dikarenakan, saluran air (drainase) yang berada dibawah jalan tidak pernah dikeruk yang mengakibatkan aliran air tidak jalan.

"Solusinya benahi dulu drainase, biar aliran air lancar. Kalau jalan dibeton dulu, air gak bisa jalan air nambah lagi banjir. Jangan jalan dulu, nanti membongkarnya susah. Keluar kemana airnya," tambahnya.

Yayat mengungkapkan, warga telah melakukan komunikasi dengan pelaksana proyek pembangunan betonisasi jalan nasional.

"Warga mau memberhentikan pekerjaan, cuma kita minta cari solusinya dulu," ungkapnya.

Sementara itu, pelaksana proyek PT BMK Marbun mengaku akan menampung aspirasi masyarakat tersebut. Sebab kewenangan pembangunan drainase bukan ada padanya.

Halaman
1 2
Editor: Khomsu Rijal
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler