Sudah Dianggap Orangtua Sendiri, Oknum Guru Tipu Mantan Muridnya Diimingi jadi Pegawai Samsat 

Jumat, 8 Oktober 2021 19:54 WIB

Share
Sarmin, salah satu korban penipuan iming-iming jadi Pegawai Samsat Malimping usai melapori mantan gurunya ke Mapolres Lebak (Foto: Yusuf Permana) 

LEBAK,POSKOTA.CO.ID - Sarmin, warga Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak  kecewa terhadap S, seorang oknum PNS di Kecamatan Wanasalam yang telah menipu dirinya.

S diketahui merupakan seorang guru yang mengajar di salah satu SMP di Kecamatan Wanasalam. Usut punya usut, Sarmin sendiri merupakan anak murid dirinya sendiri.

Sarmin ditipu oleh S yang mengiming-iminginya pekerjaan di UPTD Samsat Malimping tanpa tes sama sekali. Namun, dirinya harus terlebih dahulu membayar uang muka  sebesar Rp 5 juta.

"Iya ditawari buat kerja di Samsat, tapi harus bayar dulu Rp 5 juta," kata Samin kepada Poskota.co.id, Jum'at (8/10/2021).

Sarmin pun  mempercayai S. Bahkan dia  mengajak dua orang temannya untuk membayar uang sebesar Rp 5 juta kepada S dengan harapan dapat bekerja di salah satu kantor milik Pemerintah Provinsi Banten itu.

"Pas sudah bayar  disuruh cari orang lagi teman atau keluarga yang masih belum bekerja. Makanya saya ajak teman saya yaitu Ro'i dan Asinah," katanya.

Saat disinggung kenapa dirinya begitu mudah mempercayai pelaku. Sarmin mengatakan, bahwa dirinya sendiri sudah lama mengenal pelaku.

"Iya pelaku itu guru saya waktu di SMK dulu. Saya percaya aja, karena dia (S,-red) sudah dianggap sebagai orangtua saya saja," katanya.

Sarmin mengaku telah sering menghubungi S untuk mempertanyakan perihal pekerjaannya itu. Namun hingga kini S malah hilang kabar. Saat diminta uangnya kembali pun S malah terkesan menghindar. 

"Janji-janji terus, tapi enggak ada kepastian. Makanya sekarang lebih pilih melapor ke Polisi," katanya.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler