Kepala Bapenda Banten Minta Polisi Langsung Kurungin Penipu Perekrutan Pegawai Samsat 

Jumat, 8 Oktober 2021 15:53 WIB

Share
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Provinsi Banten Opar Sochari meminta polisi langsung menangkap dan oknum pelaku penipuan perekrutan pegawai samsat Malimping.(Foto : Luthfillah)

SERANG, POSKOTA.CO.ID – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Provinsi Banten, Opar Sochari mendukung langkah kepolisian untuk mengusut secara tuntas oknum penipu perekrutan pegawai di kantor Samsat Malingping.

Opar mendukung seratus persen langkah yang dilakukan oleh pihak kepolisian dalam rangka membersihkan lembaga yang ada di bawah naungannya itu dari perilaku oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Tangkap saja. Adili orang-orang yang kaya gitu mah. Bila perlu langsung dilakukan kurungin saja,” tegasnya, Jumat (8/10/2021).

Diakui Opar, kantor Samsat baru di Malingping memang di awal tahun 2022 nanti akan mulai dioperasikan. Namun dirinya sampai saat ini belum membuka lowonan pekerjaan untuk penambahan tenaga administrasi dan pelayanan di sana.

“Kalaupun ada tentu akan terbuka untuk umum dan tidak ada pungutan biaya apapu. Jadi kalau ada yang mengaku bisa memasukkan pegawai ke sana, itu jelas pasti oknum, apalagi ada biayanya juga,” jelasnya.

Menurut Opar, sampai saat ini tenaga yang ada untuk pelayanan di Samsat Malingping masih cukup dan memadai. Ditambah lagi ada tambahan personil dari Polda Banten yang akan bertugas di sana.

“Jadi masih cukuplah. Belum ada perekrutan,” tambahnya.

Opar menjelaskan, di wilayah Banten Selatan dirinya tengah fokus terhadap pengembangan penyerapan PAD dari sektor pajak. Mengingat di daerah sana masih banyak lost anggaran yang tidak bisa terserap setiap tahunnya.

“Besaran anggaran yang lost itu sekitar Rp 40 miliar setiap tahunnya. Hal itu diakrenakan kebanyakan masyarakat sana membeli dan membayar pajaknya ke Jawa Barat yang jaraknya lebih dekat,” ungkapnya.

Untuk itu, dengan adanya kantor Samsat yang baru ini, diharapkan daya beli kendaraan serta pembayaran pajak masyaraklat di sana lebih meningkat lagi. Apalagi nanti di kantor yang baru ini bisa mengecekan nomor kendaraan juga.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler