Asyik... Pasangan Suami Istri Hasil Nikah Siri Bisa Dapatkan Kartu Keluarga, ini Syaratnya 

Jumat, 8 Oktober 2021 16:13 WIB

Share
Kepala Disdukcapil Kota Depok, Nuraeni Widayatti menjelaskan persyaratan bagi pasangan suami istri yang menikah siri agar tercatat di Disdukcapil.(Foto:Angga Pahlevi)

DEPOK, POSKOTA. CO. ID - Pemerintah Kota Depok melegalkan pasangan suami istri yang menikah siri sesuai aturan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mendapatkan Kartu Keluarga (KK).

Meski demikian,  dibutuhkan sejumlah persyaratan mesti dipenuhi saat mengurus administrasi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok.

Menurut Kepala Disdukcapil Kota Depok, Nuraeni Widayatti, aturan yang ada untuk pasangan status menikah siri saat ini sudah bisa membuat KK. Namun, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi saat mengurus. Pengajuannya dapat  dilakukan di kelurahan  setempat  dengan  membuat Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) pasangan suami istri bermaterai.

“Dibutuhkan surat langsung dari ustaz atau kyai yang menikahkannya," ujarnya kepada wartawan saat dikonfirmasi, Jumat (8/10/2021) siang.

Selain itu juga harus melampirkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan KK dari keduanya. Selanjutnya mengisi formulir dan bertemu dengan operator Disdukcapil yang ada di tiap kelurahan.

"Dari hasil catatan kita sampai saat ini belum ada Pasutri asal Depok yang menikah siri dan mengajukan untuk pembuatan KK," katanya.

Sementara itu, bagi pasutri yang menikah siri, status pernikahannya dalam KK tersebut tertulis Kawin Belum Tercatat.

“Kami tetap mendorong agar calon pengantin menikah secara resmi tercatat di negara, sebagai perlindungan dan hak  bagi anak-anak  yang dilahirkan dari  pernikahannya,” jelasnya.

Perlu diketahui, di Indonesia, perkawinan diatur lewat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Pasal 2 ayat (2) undang-undang itu menyebut perkawinan dicatat sesuai perundang-undangan yang berlaku. Sementara itu, ada fenomena perkawinan tanpa pencatatan oleh negara. Fenomena itu dikenal dengan nama nikah siri atau nikah rahasia. 
(Angga Pahlevi/PKL02) 

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler