Nggak Terima Dimaki-maki, Anak-anak Jalanan Gebukin dan Ceburin Teman Sendiri ke Kali Tanggul Hingga Tewas 

Kamis, 7 Oktober 2021 15:45 WIB

Share
Kanit Reskrim Polsek Cengkareng Iptu Bintang saat memaparkan hasil penyelidikan dan penangkapan para pelaku pengeroyokan hingga tewasnya bekas anak jalanan setelah diceburin ke kali tanggul barat Cengkareng di Mapolsek Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (7/10/2021). (Foto: Pandi)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Mabuk-mabukan kemudian terlibat cekcok, mantan anak jalanan berinisial RS (29), tewas dikeroyok oleh rekan-rekannya anak jalanan di kali Tanggul Barat, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat pada Jumat (7/10/2021). Akibat pengeroyokan itu, polisi mengamankan enam tersangka. Mereka adalah HP (26), IM (16), MY (19), JK (21), TH (19), dan SR (32).

Kanit Reskrim Polsek Cengkareng Iptu Bintang menjelaskan, awalnya korban sedang mabuk bersama temannya berinisial AP. Saat mabuk, korban bersama temannya itu memanggil para anak jalanan yang saat itu berada di seberang kali.

"Kemudian AP dan korban menyuruh anak jalanan tersebut membeli minuman jenis ciu dengan memberikan uang sebesar Rp 50 ribu," ujarnya di Polsek Cengkareng, Kamis (7/10/2021).

Antara korban dengan tersangka kemudian minum bersama. Tak selang berapa lama, korban dengan tersangka terlibat cekcok. Cekcok dimulai saat teman korban mengeluarkan kata-kata kasar kepada salah satu tersangka. Tersangka yang dalam keadaan mabuk kemudian tak terima.

"Kemudian antara korban dan pelaku terlibat perkelahian. Kedua korban lalu dikeroyok oleh tersangka," urai Bintang.

Saat kejadian, korban bersama temannya babak belur dihajar tersangka. Kemudian korban diceburkan ke kali. Saat itu, korban masih tergeletak di pinggir kali dengan posisi belum tercebur. Sementara teman korban berhasil menyelamatkan diri dengan cara berenang dan melarikan diri.

"Korban sampai jam 3 pagi, berdasarkan keterangan saksi, masih terlihar tergeletak di pinggir kali," papar Bintang.

Saat itu, beberapa orang yang melihat korban tergeletak sempat ingin menolong korban. Namun korban tidak mau ditolong.

"Hingga saat ini masih kita lakukan penyelidikan penyebab korban bisa ditemukan tewas dalam keadaan tercebur," pungkasnya.

Menurut Bintang, berdasarkan hasil visum, korban mengalami luka pada bagian kepala, wajah memar karena benda tumpul, kemudian pendarahan di bagian otak besar pelipis.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler