6 Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Klas I Tangerang Tidak Ditahan, ini Alasan Polisi 

Kamis, 7 Oktober 2021 17:57 WIB

Share
Salah satu peti jenazah korban tewas kebakaran Lapas Kelas I Tangerang yang dimasukkan ke ambulans di Instalasi Kedokteran Forensik RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. (Foto: Ardhi Ridwansyah)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditrkrimum) Polda Metro Jaya memastikan pemeriksaan saksi terkait kasus kebakaran Lapas Kelas I Tangerang dinyatakan selesai. Kamis (7/10/2021).

Hal tersebut diungkapkan Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat. "Sudah selesai," katanya dikonfirmasi, Kamis (7/10/2021).

Pada perkara yang menewaskan puluhan warga binaan itu sudah ditetapkan enam tersangka. Mereka adalah tiga pegawai Lapas RU, S, dan Y dijerat pasal 359 KUHP terkait kelalaian yang menyebabkan orang meninggal dunia.

Kemudian, PBB, JMN, RS yang dijerat pasal 188 KUHP terkait penyebab kebakaran.

Namun, polisi memutuskan untuk tidak menahan mereka karena alasan subjektif. 

"Enggak ditahan karena alasan subjektif penyidik," katanya.

Sebelumnya, polisi menyimpulkan penyebab kebakaran yang menewaskan puluhan warga binaan itu karena korsleting listrik. Hal itu disimpulkan berdasarkan pemeriksaan saksi ahli.

Tiga saksi ahli yang diambil keterangan dalam penyidikan kasus tersebut yakni ahli dari laboratorium forensik, ahli kebakaran dari IPB dan  Universitas Indonesia. 

Dari keterangan ahli, diketahui korsleting listrik  diperkirakan terjadi pada pukul 00.00 WIB sampai dengan 01.00 WIB.

Lalu, api membesar mendekati pukul 02.00 WIB.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler