Heboh Banyak Pegawai Non ASN DPRD Banten tak Digaji, Setwan Jelaskan Kebijakan Baru, Perketat Kehadiran

Rabu, 6 Oktober 2021 15:53 WIB

Share
Jajaran pejabat Kasubag di lingkungan Setwan Banten. (ist)

SERANG, POSKOTA.CO.ID-- Sekretariat DPRD (Setwan) Provinsi Banten memperketat angka kehadiran pegawai di lingkungannya.

 

Demikian dilakukan guna meningkatkan disiplin pegawai dalam menjalankan kewajiban.

Kepala Bagian Umum dan Kepegawaian Sekretariat DPRD Provinsi Banten, Ahmad Baehaqi mengatakan kebijakan baru itu merupakan upaya dalam mengubah pola dan mental kinerja pegawai yang dilakukan oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Banten. 

“Sekwan sudah bijaksana dalam memberlakukan aturan terhadap para pegawai non-ASN di Setwan Banten. Dengan pemberlakuan kebijakan tersebut, kini tingkat kehadiran pegawain non-ASN di Setwan Banten naik signifikan, dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya,” ungkapnya, Selasa (5/10/2021) kemarin.

Untuk diketahui belakangan ini pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat DPRD atau Setwan Provinsi Banten dihebohkan dengan kebijakan baru yang diberlakukan.

Pasalnya, pegawai non-ASN yang kehadirannya di bawah 50 persen terpaksa tak akan menerima gaji.

Ada sekitar 163 pegawain non-ASN di lingkungan Setwan Banten gajinya tidak dibayarkan pada bulan September 2021. Hal itu dikarenakan absensinya di bawah 50 persen.

"Sekarang Alhamdulillah ada perubahan. Pada prinsipnya, semangat yang dibangun adalah revolusi mental pegawai," katanya.

Pria yang akrab disapa Om Bek ini menuturkan, jika pihaknya berupaya untuk melakukan pembinaan terhadap para pegawai non-ASN, sebagai langkah strategis dalam mewujudkan lembaga yang tertib administrasi.

Halaman
1 2
Editor: Khomsu Rijal
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler