Dijadikan Penyimpanan Ribuan Botol Miras, Polisi Gerebek Rumah di Labuan 

Rabu, 6 Oktober 2021 12:10 WIB

Share
Personil Polres Pandeglang saat mengangkut miras dari sebuah rumah di Kampung Keboncau, Sukarela, Labuan, Pandeglang, Banten. (ist)

PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID - Sebuah rumah di Kampung Keboncau Sukarela, Desa Caringin, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang yang dijadikan tempat penyimpanan minuman keras (miras) digerebeg personil Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pandeglang, Rabu (6/10/2021) dini hari. 

Dari dalam rumah milik De, personil Satreskrim mengamankan ribuan botol berisi miras dari berbagai merek. Untuk selanjutnya, barang bukti miras langsung diamankan ke Mapolres Pandeglang dan pemilik diberikan peringatan dan pembinaan untuk tidak menjual miras lagi.

"Untuk barang bukti miras kita bawa ke mapolres untuk segera dimusnahkan. Dan pemilik miras kita berikan peringatan serta pembinaan agar tidak lagi menjual miras," ungkap Kapolres Pandeglang AKBP Benly Warlansyah didampingi Kasihumas AKP Humaedi.

Dikatakan Kapolres, operasi pembersihan miras ini dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Pandeglang AKP Fajar Mauludi. Berawal dari adanya laporan masyarakat yang resah karena lingkungannya diduga dijadikan tempat peredaran miras.

"Dari informasi tersebut tim satreskrim langsung mendatangi rumah yang dicurigai dijadikan tempat penyimpanan miras. Awalnya pemilik mengelak. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan tumpukan dus berisi ribuan miras," kata Kapolres.

Kapolres menegaskan, pemberantasan miras di wilayah Kabupaten Pandeglang akan terus dilakukan. Mengingat adanya tiga remaja yang meninggal karena miras oplosan yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Kami mengimbau dan meminta masyarakat bisa bekerja sama dengan kepolisian dalam memberantas miras. Kepada masyarakat jangan sampai melakukan tindakan melawan hukum,” tegasnya.

Sementara itu, Kasihumas AKP Humaedi menambahkan Polres Pandeglang dalam setiap operasi akan terus memberantas miras dan premanisme. Hal ini dilakukan untuk menjaga marwah Kabupaten Pandeglang sebagai kawasan sejuta santri dan kiai.

"Oleh karena itu, Polres Pandeglang tidak dapat bekerja sendiri tanpa sinergitas dengan seluruh elemen masyarakat. Segala bentuk informasi sangat dibutuhkan dan akan ditindaklanjuti," kata Humaedi.

(Rahmat Haryono)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler