Dengar Pejabat Dinsos Lebak Tilep Uang Bantuan Korban Bencana, Mulyadi Jayabaya Ngamuk: Memalukan! 

Rabu, 6 Oktober 2021 13:23 WIB

Share
Tokoh masyarakat, Mulyadi Jayabaya saat dimintai komentarnya tentang dugaan penggelapan uang korban bencana alam oleh pejabat Dinsos Kabupaten Lebak.(ist)

LEBAK, POSKOTA.CO.ID  - Perkara ET, oknum pejabat pada Dinas Sosial (Dinsos) Lebak yang diduga telah menggelapkan uang bantuan untuk korban bencana kebakaran di Kecamatan Cigemblong, Kabupaten Lebak senilai Rp 341 juta terus menjadi sorotan publik.

Tokoh Masyarakat Banten, Mulyadi Jayabaya alias JB ikut angkat bicara mengenai perkara itu. Menurutnya, kelau ET yang telah menggelapkan uang bantuan para korban bencana itu sudah keterlaluan dan memalukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak.

Ia pun meminta agar aparat penegak hukum (APH) untuk turun tangan dalam mengusut perkara yang dilakukan ET yang menjabat sebagai Kepala Bidang Linjamsos pada Dinsos Lebak itu. 

"Ini sudah keterlaluan dan sangat memalukan, maka saya minta agar kasus dugaan korupsi ini diusut tuntas oleh  aparat," katanya, Rabu (6/10/2021).

Ia pun meminta Bupati Lebak untuk memberikan sanksi tegas kepada oknum ET itu. Menurutnya, perkara ini sendiri tidak boleh selesai di lingkup Inspektorat namun harus sampai ke ranah hukum.

"Dia ini (oknum ET,-red) harus dihukum tegas. Karena ini sudah terbukti jelas merugikan negara hingga Rp 300 juta lebih ini," tegas Mantan Bupati Lebak 2003-2013 ini.

Diberitakan sebelumnya, oknum pejabat ET dilaporkan oleh Kepala Dinsos Lebak Eka Darmana Putra atas dugaan kasus penggelapan dana senilai Rp 341 juta milik korban bencana kebakaran di Kecamatan Cigemblong, Cikulur, dan Cibeber.

Dugaan itu terungkap setelah pihaknya mendapatkan laporan dari camat dan warga sekitar khususnya para korban di tiga Kecamatan itu yang hingga kini masih belum mendapatkan dana bantuan kebencanaan. 

Padahal, dana itu sudah cair sejak lama menggunakan anggaran BTT pada APBD Lebak tahun 2021. Diketahui, ET sendiri yang bertanggung jawab untuk mengurus bantuan di 3 Kecamatan itu. Atas hal itu, Eka langsung melaporkan ET kepada pihak Inspektorat Lebak.

(Yusuf Permana)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler