Terjerat Kasus Penipuan CPNS 9,6 Miliar, Putri Nia Daniaty Alami Depresi  

Selasa, 5 Oktober 2021 15:29 WIB

Share
Olivia Nathania dan Rafly N Tilaar.(Instagram/@niadaniatynew)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Kuasa Hukum Olivia Nathania putri dari penyanyi lawas Nia Daniaty, Susanti Agustina mengungkapkan kondisi mental kliennya dalam menghadapi masalah yang menjeratnya. 

Disebutkan, Olivia merasa tertekan hingga depresi karena dilaporkan atas dugaan kasus penipuan, penggelapan dan pemalsuan surat. Kepada kuasa hukumnya, Olivia merasa tidak melakukan sesuatu yang salah. 

"Ya pastinya depresi lah ya, kan mental itu. Misalnya kita melakukan sesuatu, terus tiba-tiba dipelintir sedikit terblow up banyak kan pastinya psikisnya berat juga," ujar Susanti Agustina, saat ditemui di Polda Metro Jaya, Selasa (5/10/2021).

Susanti mengatakan, kliennya kini tengah menyiapkan mental kuat untuk menghadapi kasus yang menjeratnya. Terlebih menurutnya, kliennya dalam posisi yang terdiskreditkan.

Oleh karena itu, kini dia tengah menyiapkan bantahan yang konkrit dengan mengumpulkan bukti. Agar sanggahannya tak menjadi bumerang di masa depan. 

"Dalam hal pemberitaan Oi merasakan sangat dideskriditkan. Makanya dia siapkan bantahan-bantahan, tapi kan harus dipertanggungjawabkan," jelasnya. 

Diketahui, anak Nia Daniaty, Olivia beserta Suaminya, Rafly N Tilaar, dilaporkan ke Polda Metro Jaya karena diduga menipu 225 orang yang dijanjikan masuk Pegawai Negeri Sipil (PNS), Jumat (24/9/2021). Keduanya dilaporkan atas dugaan kasus penipuan, penggelapan dan pemalsuan surat

Pelaporan disampaikan oleh kuasa hukum para korban, Odie Hudiyanto ke Polda Metro Jaya. Keduanya disangkakan Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dan atau Pasal 263 KUHP. Laporan ini teregister dengan laporan polisi bernomor LP/B/4728/IX/SPKT/POLDA METRO JAYA, Tanggal: 23 September 2021.

Modusnya, Olivia diduga menjanjikan 225 orang untuk mengikuti tes calon aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS) dan TNI-Polri, jika menyetor sejumlah uang. Total kerugian sekitar Rp 9,6 miliar diduga telah diberikan korban. 

Olivia diduga menawarkan posisi ASN dengan harga Rp 25 juta sampai Rp 156 juta. 
(Romaida Uswatun Hasanah)

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler