Tak Punya Perusahaan dan Modal, Terdakwa AS Untung Rp880 Juta dari Proyek Masker Dinkes Banten

Selasa, 5 Oktober 2021 18:55 WIB

Share
Suasana persidangan yang menghadirkan tiga terdakwa dalam kasus korupsi masker di Dinkes Banten. (Foto Luthfi)

SERANG, POSKOTA.CO.ID-- Terdakwa AS selaku pihak terkait yang bergerilya mencari masker KN95 sebanyak 15.000 pcs.

Demikian itu dalam proyek pengadaan masker di Dinkes Provinsi Banten bulan April 2020.

Rupanya, AS diketahui tidak mempunyai perusahaan. 

Bahkan untuk pembayaran uang muka kepada pihak penyedia masker yakni PT BMM sebesar Rp500 juta, uang yang diberikan AS merupakan hasil pinjaman dari rekannya, HR, yang kemudian dikembalikan sebesar Rp600 juta. 

Hal tersebut mengemuka pada saat persidangan kasus dugaan korupsi masker KN95 yang digelar di PN Serang dengan menghadirkan tiga terdakwa saksi yakni AS selaku pihak terkait, LS selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada kegiatan pengadaan masker di Dinkes Provinsi Banten dan WHY selalu Dirut PT RAM. 

AS berdalih ia seorang diri mencari dalam pengadaan masker di Dinkes Provinsi Banten ini.

Meski pada saat memperkenalkan diri ke Dinkes Banten AS mengaku sebagai kerabat di lingkungan Polda Banten. 

Tidak hanya itu, ketika tim Jaksa dari Kejati Banten mempertanyakan terkait orang yang mendorongnya untuk mengambil proyek masker ini,  AS hanya terdiam dan tak menjawab.

"Karena motif saya hanya ingin mencari rezeki dari pengadaan ini," kata AS. 

Sebelumnya, BPKP dan Inspektorat Provinsi Banten telah menemukan kelebihan bayar dalam kasus pengadaan masker ini sebesar Rp1,680 miliar dari total pagu sebesar Rp3,2 miliar.

Halaman
1 2 3
Editor: Khomsu Rijal
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler