Sukses Vaksinasi Merdeka Tahap II, Kapolda Metro Jaya Hadirkan Platform Digital Karya Anak Bangsa

Selasa, 5 Oktober 2021 08:15 WIB

Share
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Fadil Imran bersama jajaran saat meninjau lokasi vaksinasi aglomerasi di wilayah Depok. (ist)

DEPOK, POSKOTA.CO. ID - Setelah sukses dalam pelaksanaan Vaksinasi Merdeka Aglomerasi di wilayah Bekasi Kabupaten, Bekasi Kota, Depok, Tangerang Kota dan Tangerang Selatan, selama 10 hari berjalan resmi di tutup Kapolda Metro Jaya Irjen  M. Fadil Imran.

“Vaksinasi Merdeka bukanlah sebuah event, atau program. Namun sebuah metode penyelenggaraan vaksinasi yang bertumpu pada kerelawanan, kedermawanan dan kepemimpinan. Metode ini mampu menjawab kebutuhan vaksinasi yang mudah diakses publik, murah dalam operasional pelaksanaanya dan masif diselenggarakan di setiap wilayah," ujar Kapolda Metro Jaya, Fadil Imran dalam keterangan pers yang diterima Poskota.co.id, Selasa (5/10/2021) pagi

Perwira tinggi jebolan Akpol 1991 ini mengungkapkan keunggulan dalam pelaksanaan vaksinasi Merdeka tahap II ini adalah dihadiri platform digital yang dibangun anak-anak bangsa dari PT Telkom Indonesia.

"Platform ini berfungsi untuk melakukan proses perekrutan, manajemen relawan dan gerai serta laporan performa gerai yang real time, selama 24 jam penuh, di mana pun berada. Pembuatan aplikasi digital Vaksinasi Merdeka yang dapat diunduh di google playstore dan app store ini, merupakan manifestasi arahan Kapolri terkait dengan program kepolisian yang presisi yaitu prediktif, responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan di era police 4.0,” ungkapnya.

Selain itu vaksinasi Merdeka Aglomerasi, lanjut Fadil, ialah pelaksanaan seri kedua dari Vaksinasi Merdeka, di mana pelaksanaan pertama dilakukan di DKI Jakarta, yang berhasil mendorong capaian angka vaksinasi di Jakarta hingga 107%, di hari terakhir pelaksanaan Vaksinasi Merdeka pada tanggal 17 Agustus 2021 lalu. 

Bila pimpinan daerah menilai metode Vaksinasi Merdeka ini bermanfaat, maka layaknya sebagai cetakan, silahkan digunakan cetakan Vaksinasi Merdeka ini untuk melanjutkan program vaksinasi berikutnya di masing-masing wilayah.

“Vaksinasi Merdeka Aglomerasi selama 10 hari telah berhasil memberikan kontribusi lebih dari 61,72% di lima wilayah penyanggah. Capaian tertinggi sebesar 72,64% terlaksana di Bekasi Kabupaten, disusul oleh Tangerang Kota sebesar 72,37%, " ucap Supriyanto, Kepala Posko Vaksinasi Merdeka Polda Metro Jaya.

Terpisah Ketua Yayasan Sinergi Vaksinasi Merdeka, Devie Rahmawati mengatakan pelaksanaan Vaksinasi Merdeka Aglomerasi ini merupakan metode yang menjadi terobosan strategis. 

Selain karena biaya penyelenggaraan yang efisien. Memang vaksin untuk masyarakat seluruhnya gratis. Namun, tidak semua biaya penyelenggaraan vaksinasi yang efisien.

"Di vaksinasi merdeka, biaya penyelenggaran untuk menyuntikkan 1 individu hanya Rp. 5.000 hingga maksimal Rp. 20.000. Berdasarkan studi yang kami lakukan dengan metode wawancara dengan berbagai pihak penyelenggara, pelaksanaan vaksinasi yang tidak menggunakan metode Vaksinasi Merdeka, biaya penyelenggaraan yang dibutuhkan mencapai Rp. 100 ribu – Rp. 170 ribu per suntik untuk setiap individu,” ujar Devie Rahmawati.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler