Pemuda Tewas Usai Diceburin ke Kali BKT, Polisi Amankan 6 Anak Jalanan, Gesper & Cincin Tengkorak

Selasa, 5 Oktober 2021 16:59 WIB

Share
Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, Iptu Bintang di pinggiran sungai BKT saat menjelaskan kepada wartawan terkait temuan mayat seorang pemuda diduga korban pengeroyokan.(Foto: Pandi)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Polisi mengamankan barang bukti berupa gesper dan cincin tengkorak setelah menetapkan enam tersangka kasus pengeroyokan berujung kematian di aliran Kali Banjir Kanal Timur (BKT), Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat.

"Kita amankan barang bukti gesper sama cincin tengkorak," kata Kanit Reskrim Polsek Cengkareng Iptu Bintang saat dikonfirmasi Selasa (5/10/2021).

Dikatakan Bintang, gesper dan cincin tengkorak itu digunakan pelaku untuk menganiaya korbannya.

"Sementara yang lainnya menggunakan tangan kosong," jelasnya.

Sementara itu, para tersangka kemudian dikenakan pasal 170 KUHP ayat 2.

Sebelumnya, Enam orang anak jalanan ditetapkan sebagai tersangka atas kasus kematian yang dialami RS (27), karena telah melakukan pengeroyokan hingga menyebabkan korban tewas di Kali Banjir Kanal Timur (BKT), Kapuk Cengkareng, Jakarta Barat, pada Kamis (31/9/2021).

Keenam tersangka yakni E (16), PP (16), S (32), HP (26), Z (21) dan MY (19).

Kanit Reskrim Polsek Cengkareng Iptu Bintang mengatakan, keenam tersangka diamankan pada Minggu (3/10/2021).

"Kita tetapkan enam tersangka atas kasus pembunuhan di Kali BKT," ujarnya dikonfirmasi Senin (4/10/2021).

Diketahui, sesosok mayat laki-laki ditemukan mengambang di aliran Kali Banjir Kanal Timur (BKT), Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat pada Jumat (1/10/2021) siang.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler