Miris, Wilayah Adat Baduy Banyak Sampah Berserakan, Puluhan Mahasiswa Gotong Royong Bersih-bersih  

Senin, 4 Oktober 2021 14:00 WIB

Share
Para mahasiswa Kumbila melakukan aksi bersih-bersih sampah yang banyak berserakan di wilayah Adat Baduy.(Foto: Yusuf Permana)

LEBAK, POSKOTA.CO.ID - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam keluarga mahasiswa bina lingkungan alam (Kumbila) melakukan aksi bersih-bersim di wilayah adat Baduy, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, Senin (4/10/2021).

Dalam aksinya, para mahasiswa bergotong royong menyelusuri setiap sudut Desa Kanekes sambil memungut sampah di sepanjang jalanan.

Dendi Hidayat, Ketua Kumbila mengatakan, kegiatan tersebut mulanya dilakukan atas keprihatinan pihaknya terhadap banyaknya sampah yang berserakan di wilayah adat itu. 

Untuk itu, pihaknya berinisiatif mengajak para mahasiswa lainnta untuk turut melakukan aksi bersih-besih.

"Awalnya kita melakukan kunjungan ke Baduy. Namun kita perhatikan hari demi hari sampah terus bertambah. Bahkan ada juga yang tidak berada di tempatnya. Nah dari kunjungan pertama itu, kita melakukan kunjungan kedua namun dengan tujuan untuk bersih-bersih," kata Dendi.

Ia menyebutkan, tujuan dari kegiatan itu sendiri adalah untuk mengedukasi para wisatawan dan masyarakat untuk selalu memperhatikan kebersihan di wilayah adat.

"Kita tidak ingin wilayah adat ini sampai dikotori oleh tangan-tangan tidak bertanggungjawab yang membuang sampah sembarangan," katanya.

Ia pun  mengajak masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya, agar lingkungan di Baduy tetap terjaga. Karena saat ini banyak sekali sampah plastik terutama di area Baduy luar.

"Jika masyarakat membawa dan membuang sampah di sini diharapkan untuk di buang pada tempatnya. Kalau bisa bawa keluar dari lingkungan di Baduy," pungkasnya.

(Yusuf Permana)

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler