Dugaan Kasus Penipuan CPNS, Anak Nia Daniaty Catut Video Anies Baswedan   

Jumat, 1 Oktober 2021 21:53 WIB

Share
Salah satu korban ulah anak dan mantu Nia Daniaty, Agustin dan J saat memaparkan kronologis hingga mereka tertipu puluhan juta.(Foto: Romaida Uswatun Hasanah)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Korban lain anak Nia Daniaty, berinisial J menceritakan kisahnya mengikuti seleksi CPNS Olivia Nathania dan suaminya, Rafly N Tilaar. J mengaku membawa serta empat orang keluarganya dengan masing-masing membayar Rp 40 juta. 

"Saya salah satu korban, dari CPNS Prestasi ini yang digebrakin oleh Oi (panggilan Olivia) ya dalam arti, saya ditipu sama Oi karena dijanjikan katanya 1000 persen pasti masuk," ujar J saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jumat (1/10/2021).

J mengungkapkan bahwa dirinya sudah mengikuti sederet kegiatan yang diinisiasi oleh Olivia. Di antaranya yakni tes kemampuan hingga pelantikan anggota CPNS secara virtual. 

Dia mengatakan, pelantikan yang dia ikuti terasa sangat nyata. Tak tanggung-tanggung, Olivia Nathania rupanya mencatut video Anies Baswedan. Membuat pelantikan itu seolah-olah diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta tersebut.


 J kemudian memperlihatkan bukti video saat dirinya mengikuti pelantikan virtual. Video berdurasi dua menit lebih itu berisi sambutan, ucapan selamat dan terima kasih dari Anies Baswedan pada seluruh CPNS.

Pelantikan virtual itu dilaksanakan pada pukul 07.00 WIB. Seluruh peserta yang hadir diminta menyalakan kamera dan wajib mematikan audio. 

"Pelantikan Anies Baswedan itu virtual, lewat zoom itu. Kita patuh sampai dua menit karena ada pengibaran bendera merah putih," ceritanya. 

"Insert doang lah, rekayasa. Ibaratnya kalo orang mau nipu. Apa aja dilakukan," jelas J. 

Korban itu pun kembali lagi menyatakan bahwa semuanya seolah telah disusun rapih. Dia bahkan mengaku sudah mendapati Surat Keputusan (SK) hingga nota dinas.

Bingung sudah mendapat berkas lengkap namun tak kunjung mengetahui kapan dan di mana dirinya ditempatkan, J pun mendatangi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bekasi  untuk memastikan. Sayangnya J malah mendapat omelan dari pihak BKD. 

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler