Diultimatum dan Diprotes Warga, Pemkot Serang Stop Pengiriman Timbunan Sampah Lama dari Pemkot Tangsel  

Jumat, 1 Oktober 2021 22:47 WIB

Share
Tempat pembuangan sampah liar di Pakojan, Pinang, Kota Tangerang. (Iqbal)

SERANG, POSKOTA.CO.ID - Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) sudah mulai mengirimkan sampahnya ke Kota Serang sejak beberapa hari yang lalu, sebagaimana perjanjian yang sudah disepakati antarkedua pihak.

Namun dalam pelaksanaannya, Pemkot Tangsel diduga mengirimkan sampah yang sudah lama tertimbun dahulu, sehingga menimbulkan kegaduhan di masyarakat sekitar lokasi tempat sampah Cilowong serta warga yang dilintasi kendaraan pengangkut sampah.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang Roni Yurani mengatakan, sejumlah warga melakukan protes kepada DLHK Kota Serang lantaran sampah yang dibuang oleh Kota Tangsel menimbulkan bau tidak sedap.

"Pasalnya, warga menyampaikan protes karena bau tidak sedap itu. Makanya kami layangkan surat,” kata Roni saat dihubungi, Jumat (1/10/2021).

Roni mengatakan, setelah menerima aduan masyarakat itu DLH Kota Serang bergerak cepat dan mendatangi Kota Tangsel untuk melihat sendiri bagaimana sampah yang dibuang ke Kota Serang itu dilakukan.

Dari pantauan di lapangan, didapati fakta bahwa sampah yang dibuang oleh Pemerintahan Kota Tangsel merupakan sampah yang sudah lama menumpuk dan sudah busuk sehingga aromanya pasti akan berbau menyengat tidak sedap.

"Guna megembalikan ketertiban masyarakat, kami meminta agar Pemkot Tangsel hanya membuang sampah baru yang setiap harinya diproduksi, bukan yang sudah lama mengendap dan membusuk," ujarnya.

Roni melanjutkan, akibat adanya protes warga itu pihaknya bahkan selama satu hari pada hari Minggu lalu  sempat menghentikan pengiriman sampah dari Kota Tangsel agar tidak dibuang terlebih dahulu ke TPAS Cilowong.

"Sampai Kota Tangsel memperbaiki manajemen pengelolaan sampah yang akan dibuang ke Kota Serang," katanya.

Roni mengklaim, sejak hari Senin yang lalu sampah dari Kota Tangsel yang dibuang ke Kota Serang sudah sesuai dengan harapan masyarakat terutama masyarakat Cilowong dan juga harapan DLH Kota Serang.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler