Dicap Radikal dan Tidak Pancasilais, Novel Baswedan Cs Tak Terima Disingkirkan dari KPK

Jumat, 1 Oktober 2021 15:38 WIB

Share
Mantan Penyidik Senior KPK, Novel Baswedan saat ditemui dikediamannya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (1/10/2021). (Foto:Cahyono)

Karena menurutnya, tidak lolos TWK hanya akal-akalan orang yang memiliki kepentingan, agar dirinya dan 56 pegawai lainnya dicap radikal dan tidak pancasilais, sehingga patut disingkirkan dari KPK.

"Ada nuansa kepentingan orang perorang. Ada nuansa kepentingan KPK di sana, ada kepentingan pemberantasan korupsi, misalnya yang semuanya harus dimusnahkan dihabisi. Ini yang membuat saya melihat sebagai masalah yang serius," ungkapnya.

Novel berkeinginan paska disingkirkannya orang-orang yang bekerja baik, KPK tidak dibiarkan dilemahkan oleh orang-orang yang memiliki kepentingan jahat.

"Semoga  masa depan pemberantasan korupsi bisa mendapatkan harapan atau titik yang membuat kita berbangga punya harapan," pungkasnya. 
(Cahyono)

Halaman
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler