Wapres Tegaskan Pemerintah Terus Dorong Lahirnya Eksportir Muda

Kamis, 30 September 2021 11:01 WIB

Share
Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin. (Setwapres)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID-- Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin menegaskan ekspor adalah gambaran kemajuan dan daya saing perekonomian suatu negara.

"Sebab itu, Pemerintah terus mendorong lahirnya eksportir muda untuk membuka peluang ekspor Indonesia," terang Wapres.

Demikian disampaikan Wapres secara virtual pada acara kuliah umum Konferensi Ekspor Nasional Tahun 2021, di Jakarta, Kamis (30/9/2021). Kepala Sekolah Ekspor, Bapak Dr. Handito Joewono.

Wapres menambahkan saat ini populasi penduduk Indonesia didominasi generasi Z dan milenial.

Dari hasil Sensus tahun 2020 generasi Z mencapai proporsi sebanyak 27,94% dan generasi Milenial sebanyak 25,87% dari total populasi.

"Kedua generasi ini merupakan komponen penduduk usia produktif yang menjadi tumpuan bagi Indonesia untuk mempercepat pertumbuhan dan transformasi ekonomi serta merealisasikan bonus demografi," papar Wapres.

Di tengah kondisi pandemi Covid-19 saat ini,  menjadi eksportir adalah pilihan atau orientasi karir yang sangat menantang, yang tentunya menyatu dengan karakteristik generasi muda.

"Namun kita sadari bahwa upaya memunculkan potensi eksportir baru khususnya dari kalangan muda tidak bisa dilakukan secara instan. Eksportir pemula jangan langsung berpikir keuntungan dan bisnis yang mudah," pinta Wapres.

Menurutnya, semua ini membutuhkan proses yang melibatkan komitmen, wawasan dan pengetahuan akademik yang baik, skill yang mumpuni, kemampuan teknologi informasi, negosiasi, creative thinking, inovasi, dan tentunya disiplin dari diri sendiri sebagai pelaku utama.

"Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Yayasan Sekolah Ekspor Nasional dalam upaya mendorong dan memfasilitasi lahirnya para eksportir muda melalui berbagai pelatihan, sertifikasi, dan pendampingan untuk membuka peluang yang lebih besar bagi ekspor Indonesia," utara Wapres.

Halaman
1 2
Editor: Khomsu Rijal
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler