Terkurung dalam Rumah Selama 4 Hari Bersama Neneknya yang Sudah Meninggal, Kondisi Bocah Balita ini Dipastikan Stabil

Kamis, 30 September 2021 18:46 WIB

Share
Bocah 3 tahun berinisial J, saat dievakuasi setelah terkurung selama 4 hari bersama neneknya yang meninggal dunia di rumahnya di Jalan Gambir Anom 2, RT 06 RW 06, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara. (Foto: Cahyono)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Bocah tiga tahun selama empat hari terkurung bersama neneknya yang sudah meninggal di dalam rumah di Jalan Gambir Anom 2, RT 06 RW 06, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, dipastikan dalam kondisi baik dan stabil.

Kepala Puskesmas Kecamatan Kelapa Gading, Diah Anggraini, mengatakan, saat ini bocah balita berinisial J tersebut sudah bisa makan dan minum.

"Kondisinya baik, stabil. Mau makan mau minum. Pemeriksaan yang dilakukan tim Puskesmas kondisinya baik saat ini" ujar Diah saat ditemui di Puskesmas Kecamatan Kelapa Gading, Kamis (30/9/2021).

Namun, lanjut Diah, si bocah belum begitu aktif seperti anak usia 3 tahun pada umumnya.

Dipastikannya, bocah laki-laki balita tersebut akan terus dipantau kesehatannya oleh Pihak Puskesmas Kecamatan Kelapa Gading.

"Kita periksa tanda vitalnya bagus, tidak ada dehidrasi, masih kita observasi," ungkapnya.

Dikatakannya, berdasarkan informasi dari tetangganya, pihak keluarga lainnya akan datang menjemput si bocah malang tersebut didampingi pihak kepolisian.

"Tetangganya tadi bilang, keluarganya sudah dihubungin. Rencananya mau datang juga cuman memang belum. Kita masih tunggu," pungkasnya.

Adapun, anak balita tersebut terkurung di dalam rumah bersama neneknya Olly Jehosuna Tampi (64) yang sudah meninggal dunia selama 4 hari.

Saat ditemukan, kondisi anak tersebut dalam kondisi lemah tanpa busana dengan bokong dipenuhi kotorannya.

Halaman
1 2 3 4
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler