Sambil Tinjau PTM, Wakapolda Banten Bagikan Peralatan Sekolah dan APD

Kamis, 30 September 2021 13:51 WIB

Share
Wakapolda Banten Brigjen Pol Ery Nursatari saat anjangsana ke sejumlah sekolah diantaranya SMPN 2 Tunjung Teja, Kabupaten Serang. (ist)

SERANG, POSKOTA.CO.ID-- Wakapolda Banten Brigjen Pol Ery Nursatari melakukan anjangsana ke sejumlah sekolah diantaranya SMPN 2 Tunjung Teja, Kabupaten Serang, Kamis (30/9/2021).

Hal ini dilakukan dalam mendukung pembelajaran tatap muka (PTM) dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat,

Selain melihat situasi PTM, dalam kunjungan kerjanya, Jenderal bintang satu ini juga memberikan tali asih kepada sejumlah pelajar berupa tas sekolah serta peralatan tulis, masker dan hand sanitizer.

"Kunjungan kerja ini dalam rangka memantau pembelajaran PTM di masa pandemi Covid-19. Selain itu, sekaligus memberikan peralatan sekolah kepada pelajar serta APD prokes seperti masker dan hand sanitizer," ungkap Wakapolda kepada wartawan.

Selanjutnya Ery Nursatari menjelaskan untuk sarana dan prasarana di sekolah yang dikunjungi sudah sesuai prokes, terlihat di sekolah ini kelengkapan fasilitas cuci tangan sudah ada, proses belajar mengajar menggunakan masker dengan jaga jarak, serta dibatasi jumlah siswa dan jam pembelajaran.

"Alhamdulillah kelengkapan fasilitas di sekolah yang kita kunjungi sudah sesuai prokes, ada tempat cuci tangan, menggunakan masker serta proses belajar dilakukan dengan jaga jarak," ujar Ery Nursatari.

Wakapolda menambahkan bahwa pemberian tas sekolah, alat tulis serta APD prokes sebagai merupakan tali asih dalam mendukung pembelajaran PTM di masa pandemi Covid-19. 

"Kami berharap bantuan ini bermanfaat dan dapat dipergunakan sebaik mungkin untuk mengikuti pembelajaran tatap muka," kata Ery Nursatari.

Terakhir Ery Nursatari mengingatkan kepada guru dan pelajar harus selalu menerapkan prokes yang ketat agar pandemi yang sudah berjalan sekitar 2 tahun ini segera hilang. 

"Mari bersama-sama menjaga prokes dengan menerapkan  5 M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas," tandasnya. (Rahmat Haryono)

Editor: Khomsu Rijal
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler