Ralat Status Karutan dan Penjaga Rutan Bareskrim Tersangka Penganiayaan Muhamad Kece, Kadiv Propam : Mereka Terduga Pelanggar 

Kamis, 30 September 2021 21:51 WIB

Share
Korban penganiayaan Muhamad Kece dan Irjen Napoleon Bonaparte.(ist)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri meralat sandang status terhadap Kepala Rutan Bareskrim Polri, AKP Imam Suhondo dan anak buahnya Bripka K dan Bripda S imbas kasus penganiayaan tahanan kasus penistaan agama, Muhamad Kosman alias Muhammad Kace.

Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo menuturkan, kepala rutan, kepala jaga dan anggota jaga rutan ditetapkan sebagai terduga pelanggar disiplin, bukan tersangka.

"Kalau Propam proses pelanggaran disiplin dan kode etik namanya terduga pelanggar. Kalau tindak pidana baru namanya tersangka," kata Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo saat dikonfirmasi, Kamis (30/9/2021).

Ia merevisi keterangan tertulis Div Propam Polri yang menyebutkan bahwa Imam dan anggotanya berstatus sebagai tersangka.

Ia menerangkan bahwa ketiganya tak tersangkut kasus pidana melainkan melanggar Peraturan Pemerintah nomor 2 tahun 2003 pasal 4 (d) dan (f).

Yakni, pelanggaran tidak melaksanakan disiplin, tidak melaksanakan SOP dalam melakukan jaga tahanan, serta pelanggaran terkait peraturan kedinasan.

"Gelar perkara telah dilakukan hari Kamis (30/9/2021). Divisi Propam telah menetapkan 3 (tiga) terduga pelanggar yang terdiri dari kepala rutan Bareskrim, kepala jaga dan anggota jaga rutan Bareskrim," tuturnya.

Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Mabes Polri menetapkan tiga oknum kepolisian yang penjaga tahanan rutan Bareskrim imbas pengeroyokan dan pelumuran kotoran manusia ke Muhamad Kece, Kamis (30/9/2021).

Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melaksanakan gelar perkara, ketiganya yang ditetapkan tersangka yakni petugas jaga rutan Bripka K dan kedua Bripda S dan ketiga adalah karutan Bareskrim Polri atas nama AKP I. 

"Selanjutnya gelar perkara telah dilakukan hari ini, Kamis, 30 September, Divisi Propam telah menetapkan tiga tersangka yang terdiri dari Kepala Rutan Bareskrim, Kepala Jaga, dan anggotanya," ujar Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo dalam keterangannya.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler