Luka Parah di Kepala, Wanita Penumpang Ojek Online Korban Penjambretan Meninggal Dunia 

Kamis, 30 September 2021 20:03 WIB

Share
Ilustrasi tempat kejadian perkara (TKP). (freepik.com)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Wanita asal Aceh yang tewas setelah dijambret di Jalan Kayu Putih Raya, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, pada Minggu (26/9/2021) lalu mendapatkan luka parah di bagian kepala. 

Kapolsek Pulogadung, AKP David Hutagalung menjelaskan, korban bernama Resty sempat mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.  Namun, beberapa jam selepas mendapat perawatan, korban dinyatakan meninggal dunia 

"Beberapa jam setelah dirawat, tim dokter RSCM menyatakan korban meninggal dunia," ujarnya kepada wartawan, Kamis (30/9/2021).

Ketika dilarikan ke RSCM, lanjut David, pihkanya tak menemukan identitas korban sebab seluruh barangya dijambret.  Setelah dua hari tak ada kabar, pihak keluarga Resty meminta kepada teman-temannya untuk melakukan pencarian. 

Di saat yang sama, Polsek Pulogadung pun melakukan pencarian keluarga korban. Pada akhirnya, perwakilan keluarga korban diarahkan ke RSCM untuk melihat korban jambret tersebut benar Resty atau bukan.

Setelah diketahui pasti bahwa itu jasad Resty, maka keluarga membawa jenazah korban ke Aceh untuk segera dimakamkan. "Pada saat pertama di TKP kami kesulitan ungkap identitas korban," terangnya. 

Sebelumnya dikabarkan, Kapolsek Pulogadung, AKP David Hutagalung membenarkan adanya aksi kejahatan jalanan di wilayahnya tersebut. Hingga kini kasusnya masih dalam penyelidikan aparat kepolisan Polsek Pulogadung.

"Memang betul ada kejadian penjambretan yang terjadi pada Minggu 26 September sekitar pukul 04.30 WIB. Korban penjambretan ini menggunakan ojek online dari daerah Cipete menuju Kelapa Gading, Jakarta Utara," ujarnya. 

Namun ketika motor ojek online yang ditumpangi korban melintas di wilayah Kayu Putih, ternyata para pelaku membuntuti korban. Ketika suasana jalanan kondisi lengang, pelaku langsung merampas barang milik korban. 

"Korban ternyata diikuti oleh pelaku yang belum diketahui identitasnya itu, pelaku berusaha mengambil barang milik korban. Sempat terjadi tarik-tarikan, berdasarkan keterangan pengemudi ojek online ini bahwa korban ingin mempertahankan barang miliknya," jelasnya. 

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler