KPK Ingatkan Wali Kota Serang Jangan Sampai Kesandung Hukum Gara-gara Aset Pemkot Belum Tersertifikasi 

Kamis, 30 September 2021 22:55 WIB

Share
Direktur II Korsupgah KPK Widiawan mengingatkan Wali Kota Serang di tahun 2024 sertifikasi aset Pemkot harus sudah selesai 100%.(Foto : Luthfillah)

SERANG, POSKOTA.CO.ID - Sampai saat ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menemukan beberapa daerah yang masih berkutat pada persoalan aset yang belum sepenuhnya tersertifikasi,  salah satunya aset di Kota Serang. 

Untuk itu, sesuai dengan UU 19 tahun 2019 dalam pencegahan itu, ada program intervensi KPK yang tersirat dari delapan poin, salah satunya manajemen aset. 

"Tadi ada beberapa hal yang menjadi fokus pembicaraan kami. Pertama pensertifikatan, penertiban dan pemulihan aset," kata Direktur II Korsupgah KPK membawahi Banten, DKI, Jawa Barat, Sumsel, Lampung dan Bangka Belitung Widiawan, seusai memfasilitasi Pemkot Serang dalam membenahi persoalan aset, Kamis (30/9/2021). 

Widi mengatakan, kordinasi tentang manajemen aset ini merupakan yang sudah menjadi tugas pokok KPK dalan proses pencegahan. Terlebih dirinya melihat di Pemkot Serang ini masih banyak aset yang belum tersertifikasi.

 "Aset-aset Pemkot yang belum di sertifikatkan itu harus segera dilakukan. Paling tidak di 2024 sudah 100 persen. Kemudian aset hasil pelimpahan dari Pemkab Serang juga harus segera ditertibkan dan diinventarisir," katanya. 

Diakui Widi, pihaknya hanya memberikan masukan kepada daerah-daerah yang di bawah kewenangannya untuk segera menyelesaikan persoalan asetnya, hingga sampai selesai sesuai dengan aturan yang berlaku. 

Jangan sampai kemudian, dari persoalan aset ini menimbulkan perkara hukum terutama terkait dengan Tindakan Pidana Korupsi (Tipikor) nya. 

"Di Pemkot Serang sendiri cukup banyak yah yang masih belum tersertifikasi, makanya masih akan terus kami dampingi agar bisa segera diselesaikan," ucapnya. 
(Luthfillah) 

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler