Selenggarakan Layanan Imigrasi dan Lapor Diri, KBRI Tokyo Lakukan Jemput Bola   

Rabu, 29 September 2021 20:18 WIB

Share
Kegiatan KBRI Tokyo melakukan jemput bola layanan imigrasi 239 WNI di Hamamatsu Jepang.(dok.Keduhes RI)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo menyelenggarakan layanan imigrasi jemput bola di Kota Hamamatsu Prefektur Shizuoka Jepang pada 25-26 September 2021.
     
Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang Heri Akhmadi saat membuka kegiatan sosialisasi layanan keimigrasian KBRI Tokyo melalui sambungan video berpesan kepada WNI yang tinggal di Jepang pentingnya lapor diri melalui portal Peduli WNI untuk memudahkan layanan dan komunikasi antara KBRI Tokyo dengan masyarakat Indonesia di Jepang.
      
”Teman-teman, silakan manfaatkan layanan dari kami KBRI Tokyo dalam pengurusan dokumen keimigrasian. Jangan lupa juga sampaikan ke teman-teman lain untuk segera melakukan “lapor diri” agar memudahkan  pendataan dan membantu teman-teman semua jika membutuhkan. Telepon hotline KBRI Tokyo selalu siap membantu”, ujar Dubes Heri dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Rabu (29/9/2021).
      
Kegiatan pelayanan masyarakat yang dipimpin oleh Atase Imigrasi KBRI Tokyo Marina Magdalena Harahap ini bertujuan memberikan kemudahan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) di Jepang dalam pelayanan dokumen dengan mendatangi langsung WNI yang tinggal di daerah Hamamatsu, khususnya dalam masa keadaan darurat Covid-19 di Tokyo. Kegiatan ini didukung oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Jepang  di Shizuoka dan Toyohashi.

Sebanyak 239 WNI yang menghadiri layanan imigrasi dari KBRI Tokyo ini terlihat antusias dan mengapresiasi upaya KBRI Tokyo dalam memberikan pelayanan kepada WNI yang ada di Jepang.
       
Sosialisasi keimigrasian dan layanan Eazy Passport KBRI Tokyo ini dilakukan dengan protokol Kesehatan ketat. Pelayanan Eazy Passport adalah pelayanan permohonan paspor secara kolektif yang dilaksanakan di lokasi pemohon untuk meningkatkan pelayanan paspor kepada masyarakat. 
(Agus Johara)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler