Terdakwa Kasus Babi Ngepet Tak Hadiri Sidang Ketiga Pembuktian Saksi-Saksi

Selasa, 28 September 2021 15:36 WIB

Share
Situasi jalannya persidangan babi Ngepet dipersidangan PN Depok. (Angga)

Selain itu saksi Adi memberikan uang senilai Rp. 900 ribu kepada terdakwa Adam, yang diakui terdakwa uang tersebut untuk membeli perlengkapan menangkap makhluk ghaib.

"Saya transfer Rp 900 ribu ke rekening istrinya pada tanggal 27 September, terdakwa tidak bilang uang ini buat apa, dia hanya bilang untuk membeli peralatan menangkap makhluk ghaib saja," tambahnya.

Dalam ketarangannya sebagai saksi, Adi mengaku mengetahui bahwa makhluk ghaib berbentuk babi ini adalah cerita bohong atau karangan pelaku saja, berdasarkan keterangan terdakwa saat proses BAP di Polsek Sawangan.

Persidangan sempat diskors sementara karena adanya kendala teknis, dan sidang terpaksa dipindahkan keruangan sidang 2.

"Begini lah kalau sidang secara daring, banyak kendala teknis takutnya informasi yang diberikan tidak sepenuhnya atau separuh saja," ungkap hakim ketua Iqbal Hutabarat.

Sidang pun berlanjut dengan kesaksian yang diberikan saksi Eka Rizky, sebelumnya Eka pernah melakukan penyidikan di Polsek Sawangan.

Eka mengaku bekerja dengan terdakwa sebagai kurir kandang, dan pada tanggal 26 September, Eka bersama rekannya Didi Candra diminta oleh terdakwa untuk membeli buah di daerah Cipanas, Puncak Bogor.

"Sehabis isya saya dan Didi disuruh terdakwa untuk membeli buah di daerah puncak, saya naik motor dan hanya bermodalkan google maps saja untuk sampai ke lokasinya," ujarnya .

Eka bertemu dengan penjual buah yang nyatanya adalah penjual babi ini di daerah di Cipanas Puncak Bogor, di samping warung dekat dengan gerai Indomaret.

"Pas sampai lokasi ada dua orang bawa karung beras berwana putih, lalu saya memberikan uang Rp. 500 ribu ke penjual, penjualnya bilang ini babi pesenan bosnya," tambahnya

Halaman
1 2 3
Editor: Khomsu Rijal
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler