8 ABG Berpistol dan Bercelurit Satroni Pedagang Martabak, 3 Hape Digasak 

Selasa, 28 September 2021 14:59 WIB

Share
Supani, pedagang martabak yang menjadi korban aksi perampokan yang dilakukan 8 orang ABG bersenjata tajam dan pistol(Foto:PKL-01)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Cerita korban perampokan pedagang Martabak Yant disatroni empat bandit bersenjata tajam di Jl. Cilandak Raya KKO, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (29/9/2021).
         
Menurut korban Supani (31),  mengaku mengalami langsung perampokan tersebut saat kejadian toko telah tutup. Namun, pintu toko masih setengah terbuka usai kelar merapikan dan seraya menunggu salah satu karyawan pulang belanja dari pasar.
         
"Saya sedang duduk main HP. Terus ada empat orang, usia Anak Baru Gede (ABG) masuk langsung merebut HP," ujar Supani.
         
Supani mengaku diancam dengan celurit. Ia menyebut, terdapat pelaku yang membawa senjata mirip pistol.

"Dia (pelaku masuk) lalu teman saya (digiring) keluar dari belakang," ujarnya.
       
Menurut Supani, total pelaku 8 orang. Sebanyak 4 orang masuk ke dalam toko. Adapun, 4 pelaku lainnya menunggu di sepeda motor. Saat kejadian lingkungan sepi.
       
Supani mengungkapkan, selain telepon seluler miliknya, ada 2 HP karyawan lain yang digasak para perampok. Kerugian ditaksir mencapai Rp 4 juta.
       
Para pelaku bergegas kabur usai beraksi."Alhamdulillah tidak ada yang luka. Saya teriak begal-begal, maling, mereka kabur," terang Supani.

Supani sudah melaporkan perampokan itu ke Polsek Pasar Minggu."(Polisi) sudah olah tempat kejadian perkara, dan tanya-tanya. Katanya tunggu tindak lanjut." Katanya.

Kapolsek Pasar Minggu Kompol Bambang Handoko menuturkan, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut. "Korban belum laporan tetapi kami masih lidik," papar kapolsek. 
(Novriadji Wibowo/PKL-01)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler