Kejati Banten Tetapkan 2 Tersangka Uji Kelayakan Lahan Pembangunan Sekolah Fiktif, Langsung Ditahan

Senin, 27 September 2021 19:44 WIB

Share
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten menetapkan dua tersangka berinisial FS dan JW dalam kasus dugaan kegiatan Fasibility Study (FS). (Foto: Luthfi)

SERANG, POSKOTA.CO.ID-- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten menetapkan 2 tersangka berinisial FS dan JW dalam kasus dugaan kegiatan Fasibility Study (FS) atau uji kelayakan lahan untuk pembangunan Unit Sekolah Baru (USB).

Kegiatan tersebut di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Banten tahun anggaran 2018.

 

Sedangkan pagu anggarannya Rp800 juta diperuntukkan 16 titik USB SMAN dan SMKN yang tersebar di delapan Kabupaten dan Kota di Provinsi Banten.

Seusai penetapan 2 tersangka tersebut, Kasi Penkum Kejati Banten Ivan Siahaan mengatakan, dalam pelaksanannya kegiatan tersebut diduga tidak pernah dilakukan, tetapi anggarannya tetap dicairkan.

“Adapun modus yang dilakukan oleh para tersangka dengan cara pemecahan paket pekerjaan untuk menghindari paket pelelangan,” katanya, Senin (27/9/2021).

Yang  kedua, lanjutnya, modus tersangka ini dengan cara meminjam beberapa perusahaan konsultan yang seolah-olah telah melaksanakan kegiatan.

“Para pemilik perusahaan ini dibayar Rp5 juta,”imbuhnya. 

Kemudian, tambahnya, oleh para tersangka dibuat kontrak dengan perusahaan yang dimaksud.

Padahal  pekerjaan FS itu tidak pernah dikerjakan oleh perusahaan yang ditunjuk, karena semuanya dilakukan oleh tersangka FS selaku honorer di dinas PUPR Provinsi Banten dan melaporkan kepada tersangka JS selaku PPK di Disdikbud Banten.

Halaman
1 2
Editor: Khomsu Rijal
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler