Keluarga Tolak Divisum, Polisi Selidiki Ibu dan Putranya Bunuh Diri Bersamaan di Dalam Rumah 

Minggu, 26 September 2021 10:26 WIB

Share
ilustrasi.(ist)

DEPOK, POSKOTA. CO. ID - Polisi masih menyelidiki motif dugaan ibu dan anak asal Bali yang tinggal di Depok bunuh diri bersamaan ditemukan terpisah di dalam rumah.

Kanit Reskrim Polsek Sukmajaya AKP Harun Rosyid mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap dugaan kematian korban.

"Diduga sementara akibat bunuh diri. Masih kita selidiki. Jenasah masih berada di RS Bhayangkara Bogor," ujar AKP Harun kepada Poskota.co.id usai dikonfirmasi, Minggu (26/9/2021) pagi.

Mantan Kanit Reskrim Polsek Cimanggis ini mengungkapkan, pihak keluarga tidak menginginkan korban Ni Nyoman A (52) dan putranya I Kadek B (38), pegawai BUMN, tidak menginginkan untuk divisum.

"Jenazah masih di rumah sakit belum diotopsi. Namun dari permintaan keluarga tidak menginginkan diotopsi dan akan segera dimakamkan secara agama Hindu," tuturnya.

Sementara keinginan keluarga seperti itu, lanjut AKP Harun, nanti akan membuat surat keterangan tidak mau untuk divisum.

"Satu-satunya jika keinginan keluarga tetap tidak mau divisum atau diotopsi akan membuat surat keterangan menolak," tutupnya.

Sebelumnya, warga di Perumahan elit Gema Pesona Blok P, RT 005/011, Kelurahan/Kecamatan Sukmajaya Kota Depok, Sabtu malam (25/9/2021) sekitar pukul 11.00 WIB, digemparkan dengan temuan sosok mayat ibu dan anak di tempat terpisah dalam rumah.\

Korban Ni Nyoman A dan putranya I Kadek B  ditemukan saat Tim Inafis Polres Metro Depok serta anggota Reskrim Polsek Sukmajaya melakukan olah TKP dalam kondisi mulut mengeluarkan busa dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau mencurigakan. 
(Angga/PKL02) 
 

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler