Bangunan PAUD Disegel Sepihak, Murid Tak Bisa Belajar, ini Penjelasan Dindikbud Kabupaten Serang

Minggu, 26 September 2021 16:28 WIB

Share
Seorang warga yang mengaku pemilik bangunan menyegel pintu ruang PAUD disaksikan para murid yang hendak belajar tak bisa masuk ruangan. (screenshot)

SERANG, POSKOTA.CO.ID  - Gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Desa Kendayakan, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang disegel oleh oknum warga.

Aksi penyegelan tersebut beredar melalui rekaman video di aplikasi percakapan whatsApp. 

Dalam video terlihat seorang lalaki tua tengah memasang dua bilah kayu dengan paku pada kusen pintu masuk ruang kelas.

Sementara itu anak anak usia dini yang mengenakan seragam terlihat ada yang berdiri dan duduk di teras sekolah menyaksikan aksi penyegelan tersebut. 

Mereka pun tidak bisa masuk dan melaksanakan aktivitas seperti biasanya di dalam sekolah. Karena pintu ruangan sekolah tertutup rapat. 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang, Asep Nugrahajaya membenarkan adanya penyegelan gedung Paud tersebut.

Menurut informasi yang diterimanya, kata Asep lahan yang digunakan gedung tersebut diklaim oleh seseorang warga yang mengaku sebagai ahli waris. 

"Ada dua ruangan yang ditutup, permasalahannya ada orang yang mengaku ahli waris, yang menyatakan lahan itu milik keluarganya. Jadi saya melihat benang merahnya bukan menggugat PAUD," kata Asep saat dihubungi wartawan, Minggu (26/9/2021).

Asep menjelaskan, gedung yang digunakan oleh penyelenggara PAUD ini merupakan gedung madrasah. Digunakannya gedung tersebut untuk PAUD merupakan kewenangan atas keberlanjutan dari pengelola sebelumnya, selain itu madrasahnya juga sudah menempati gedung lain. 

"Madrasah itu berdiri di lahan satu hamparan dengan gedung desa," ujarnya. 

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler