Viral Petugas Parkir Pungli Pengunjung Pasar Induk Kramat Jati, Perumda Pasar Jaya: Sudah Dipecat!  

Jumat, 24 September 2021 17:31 WIB

Share
Loket parkir di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur tempat kejadian perkara (TKP) pungli yang dilakukan petugas parkir. (ist) 

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Seorang petugas loket parkir Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur dikabarkan telah dipecat setelah diduga melakukan pungutan liar (pungli).

Koordinator Unit Pelaksana Lain (UPL) Perumda Pasar Jaya, Fahri menyampaikan jika pihak ketiga, selaku pengelola perparkiran Pasar Induk Kramat Jati telah menjatuhkan sanksi pemecatan terhadap petugas loket terkait.

"Sudah dilakukan penindakan dengan langsung diberi peringatan dan sudah dipecat," ungkapnya kala dihubungi Poskota.co.id, Jumat (24/9/2021).

Pemecatan dilakukan oleh pihak ketiga di luar Perumda Pasar Jaya, karena itu menjadi tanggungjawab perusahaan yang bersangkutan. 

"Iya, karena itu tanggung jawab mereka. Karena (petugas loket) bagian di dalam mereka," terangnya.

Dengan dipecatnya petugas loket tersebut, kata dia, sebagai langkah dari pihak pengelola agar kejadian yang sama tak terulang kembali.

Terkait tidak diberikannya struk pembayaran ke pengunjung pasar seperti dalam video yang viral di media sosial,  Fahri menilai hal itu memang sengaja dilakukan oknum petugas loket yang berjaga kala itu.

"Kalau dari pengelola, itu memang dilakukan oleh oknum tersebut, artinya ya tadi yang saya sampaikan, ini ada oknum, petugas loketnya itu sendiri. Jadi sudah menyalahi SOP (Standar Operasional Prosedur)," tuturnya.

Hingga kini, pihak Pasar Jaya masih menunggu klarifikasi konkrit terkait dugaan pungli itu.

"Saat ini Pasar Jaya sudah malayangkan surat untuk megklarifikasi dari pihak pengelola dulu. Sebab mereka yang bertanggung jawab terhadap kejadian tersebut," jelasnya.

Halaman
1 2 3
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler