Gelar RUPSLB, Pemprov Banten Menyetujui Pelepasan Bank Banten dari PT BGD 

Jumat, 24 September 2021 21:04 WIB

Share
Plt Sekda Banten bersama pengurus PT BGD seusai melaksanakan RUPSLB dengan melepas Bank Banten.(ist)

SERANG, POSKOTA.CO.ID - PT Banten Global Development (BGD) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di aula Setda, Provinsi Banten, Jumat (25/9/2021). 

RUPSLB itu dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan RUPS tahunan yang dilakukan PT BGD. 

Hadir dalam rapat tersebut Plt Sekda Provinsi Banten Mukhtarom, perwakilan dari Pemprov Banten selalu Pemegang Saham Pengendali Terakhir (PSPT), Kepala Biro Ekonomi Administrasi Pembangunan Setda Pemprov Banten Ahmad Syaukani, Komisaris Utama PT BGD Ayip Muflich, Fathoni Segia, Entis Kushendar dan Rasid Chaniago serta perwakilan dari pemilik saham BGD lainnya. 

Seusai RUPSLB selesai, Komisaris PT BGD Rasid Chaniago mengatakan, ada dua agenda yang dilakukan pada hari ini, pertama RUPS biasa yang dilaksanakan setiap tahunan berupa pelaporan hasil kinerja perusahaan, dan yang kedua RUPSLB.


 "Dalam RUPSLB ini pembahasan utamanya adalah pemisahan Bank Banten yang selama ini menjadi anak perusahaan dari PT BGD," ujarnya. 

Menurut Rasid, pada RUPSLB tadi semua peserta termasuk pemilik saham mayoritas yakni Pemprov Banten menyetujui pemisahan Bank Banten dari PT BGD itu. 

"Alhamdulillah PSPT menyetujui pemisahan itu," katanya. 

Diakui Rasid, pihaknya memang sejak awal sudah mengajukan beberapa kali ke PSPT terkait rencana pemisahan dua perusahaan itu. Namun selalu mengalami kebuntuan karena tidak kunjung ditanggapi oleh PSPT. 

"Makanya ketika PSPT membuka ruang untuk pemisahan itu, kami sangat menyambutnya dengan baik," ucapnya. 

Hal itu dikarenakan, lanjutnya, dengan pemisahan Bank Banten dari PT BGD, maka skala usaha yang dilakukannya akan lebih maksimal dan profesional. Ditambah lagi dengan kepengurusan Bank Banten yang baru ini loncatan kinerjanya sudah sangat bagus. 

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler