Banten jadi Provinsi Tertinggal dalam 2 Tahun ini, Gubernur WH Diminta Kerja keras Naikkan PAD 

Jumat, 24 September 2021 17:08 WIB

Share
Gubernur Banten Wahidin Halim. (foto luthfi)

SERANG, POSKOTA.CO.ID - Postur APBD Provinsi Banten tahun anggaran 2022 direncanakan sekitar Rp 11,49 triliun dengan asumsi Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditarget mencapai Rp 7,19 triliun.

Besaran target PAD itu jika dibandingkan dengan tahun ini terjadi kenaikan sebesar Rp 490 miliar, dari angka sebelumnya yang mencapai Rp 7,16 triliun.

Wakil ketua DPRD Provinsi Banten Budi Prayogo saat dikonfirmasi, Jumat (24/9/2021) mengatakan, pada dasarnya target pendapatan itu memang harus setiap tahunnya harus mengalami kenaikan, atau minimal sama dengan tahun sebelumnya.

"Makanya kami selalu mendorong kepada eksekutif untuk terus meningkatkan pendapatan. Harus ada kerja keras serta inovasi yang dilakukan," ujarnya.

Budi juga mengakui hasil finalisasi rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) fokus kepada penyelesaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022.

"Fokusnya menyelesaikan  agenda-agenda di RPJMD. Seperti menyelesaikan pembangunan Unit Sekolah Baru (USB), Sport Center, pembangunan RSUD Banten 8 lantai dan pembangunan beberapa ruas jalan," katanya.

Maka dari itu, lanjut politisi PKS ini, belanja daerah tahun 2022  diproyeksikan mencapai Rp 12,48 triliun. Salah satunya untuk mengejar ketertinggalan pembangunan dua tahun terakhir ini.

"Karena banyak program pembangunan yang ditunda selama masa pandemi dua tahun terakhir ini," tutupnya.
(Luthfillah

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler