Harga Telur Anjlok, Omset Pedagang Terjun Bebas Hingga 70 Persen 

Kamis, 23 September 2021 15:24 WIB

Share
Suripto (57) pedagang telur di Pasar Koja Baru, Koja, Jakarta Utara. (Cahyono)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Harga telur ayam ras di Pasar Koja Baru, Koja, Jakarta Utara, mengalami penurunan yang cukup drastis, Selasa (23/9/2021).

Pedagang telur di Pasar Koja Baru, Suripto (57) mengatakan, sejak dua hari terakhir harga telur mengalami penurunan sebesar Rp5 ribu/kg.

Normalnya telur ayam negeri di lapaknya dibanderol dengan harga Rp 25 ribu/kg, saat ini menjadi Rp 20 ribu/kg.

"Baru 2 hari. Sekarang Perkilonya Rp 20 ribu" ujarnya saat ditemui di kiosnya, Kamis (23/9/2021).

Suripto pun mengeluh dengan anjloknya harga telur. Pasalnya hal tersebut mengakibatkan omsetnya terjun lebih dari 70 persen.

Biasanya, Suripto bisa menjual hingga 150 kg dalam sehari. Namun, saat ini untuk menjual 45 kg saja ia merasa ngap-ngapan.

"Ya kalau ramai ya 10 iket sekitar 150 kilo. Sekarang paling 3 iket atau 4 iket. Jauh banget," ungkapnya.

Dirinya menyebut, penurunan omset penjualan telur sejak pemerintah menerapkan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Menurutnya, sejak PPKM, omset penjualan telur turun, dikarenakan tidak ada lagi pesanan untuk hajatan dan sejenisnya.

"Karena produksi lagi banyak. Pemakaian masyarakat yang kurang. Biasanya dari hajatan, selametan kan pengaruh," ucap Suripto yang telah berjualan telur di Pasar Koja Baru selama 35 tahun.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler