Polda Metro Jaya Periksa Kembali Sejumlah Saksi Kasus Kebakaran Lapas Tangerang

Rabu, 22 September 2021 15:37 WIB

Share
Lapas Kelas I Tangerang. (Iqbal)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID-- Polda Metro Jaya masih memeriksa Saksi JMN dalam kasus kebakaran Lapas Klas I Tangerang yang mewaskan 49 napi, Rabu (22/9/2021).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menuturkan, pihaknya memanggil ulang saksi berinisial JMN untuk dipanggil ulang dan kemudian juga ada BAP saksi dari tahanan Lapas di Blok C2.

"Rencana kegiatan hari ini untuk kebakaran Lapas Kelas I Tangerang ada pemanggilan untuk BAP tambahan terhadap saksi inisial JMN untuk dipanggil ulang dan kemudian juga ada BAP saksi dari tahanan Lapas di Blok C2 ini ada lima orang kami panggil lagi yang sekamar dngn saksi JMN tersebut," ucap Kombes Yusri.

"Jadi ada enam orang kami panggil satu pemeriksaan tambahan dan lima saksi lagi kami panggil untuk dilakukan diperiksa," katanya.

Ia juga menambahkan pihaknya telah berkoordinasi dengan ahli pidana untuk kumpulkan alat bukti.

"Kemudian kami tengah koordinasi dengan ahli pidana untuk pemeriksaan saksi ahli sambil kami kumpulkan alat bukti krn ada tiga tersangka yang ditetapkan Pasal 359 KUHP kealpaan sememtara Pasal 187 KUHP, 188 KUHP masih butuh alat-alat bukti lain. Ini untuk semua membuat titik terang perkara ini," tutur kabid humas.

Pihaknya masih mendalmi jika kemungkinan menjerat pasal 359 KUHP masih didalami semuanya.

Untuk Kalapas Tangerang masih belum kembali diperiksa polisi.

Yusri menyebut penyebab dugaan sementara kebakaran dari Korsleting listrik. 

"Masih menunggu tapi keterangan awal sementara dari korsleting listrik tapi kami masih tunggu labfor maka kami masih pakai alat-alat bukti ada termasuk ket ahli apa penyebab kebakaran tapi keterangan awal memang di salah satu kamar sel itu jadi awal kasus kebakaran akibat korsleting listrik," imbuhnya.

Halaman
1 2
Editor: Khomsu Rijal
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler