Diangkut Ambulans Vellfire, Jenazah Napi WNA Portugal Korban Kebakaran Lapas Akan Diterbangkan ke Negara Asal 

Rabu, 22 September 2021 12:29 WIB

Share
Peti jenazah Ricardo Ussumane Embalo (51), narapidana WNA asal Portugal yang jadi korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang bakal diterbangkan ke negara asal hari ini Rabu (22/9/2021). (Ardhi Ridwansyah)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Jenazah narapidana WNA asal Portugal korban Kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Ricardo Ussumane Embalo (51) telah diserahkan ke pihak Kedutaan Besar Portugal untuk diterbangkan hari ini Rabu (22/9/2021) ke negara asal.

Pantauan Poskota.co.id, penyerahan dilakukan di area sekitar gedung Instalasi Kedokteran Forensik Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Sekitar pukul 09.40 WIB, sebuah mobil jenazah berjenis Toyota Vellfire warna putih terparkir di sekira Instalasi Kedokteran Forensik. Diketahui mobil jenazah itu untuk mengangkut jenazah Ricardo.

Menurut pengakuan sopir mobil jenazah bernama Hendi, memang benar mobil itu untuk mengangkut jenazah Ricardo. Kata Hendi dirinya ditugaskan untuk mengantar jenazah ke Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang.

"Ini ke Bandara Soetta (Soekarno-Hatta)," singkat Hendi kepada wartawan, Rabu (22/9/2021)

Lalu, sekira pukul 10.21 WIB, jenazah Ricardo keluar dari gedung Instalasi Kedokteran Forensik untuk selanjutnya di masukkan ke mobil jenazah berjenis Toyota Vellfire dan dibawa menuju Bandara Soekarno-Hatta untuk diterbangkan ke negara asalnya, Portugal.

Dengan demikian hingga kini, dari 41 jenazah korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang yang dibawa ke RS Polri Kramat Jati, sebanyak 40 jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga. 

Sebelumnya dikabarkan, jenazah korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Ricardo Ussumane Embalo Bin Antonio Embalo (51), batal dibawa ke negara asalnya, pada Senin (20/9/2021).

Perwakilan Kedutaan Besar Portugal, Emanuel Bernardes Joaquim, mendatangi gedung Instalasi Kedokteran Forensik RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur sekira pukul 09.30 WIB

Ia disambut pihak perwakilan Kementerian Hukum dan HAM. Namun, Emanuel tidak berkata banyak saat dimintai komentar soal kematian Ricardo di dalam Lapas Kelas I Tangerang.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler