Setelah Analisa CCTV Ada Unsur Pidana, Penyidik Akan Tentukan Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang 

Rabu, 15 September 2021 15:26 WIB

Share
Peti jenazah Petra Eka, salah satu korban tewas dalam kebakaran Lapas Kelas I Tangerang diserahkan ke pihak keluarga sekira pukul 10.09 WIB (Foto:Ardhi Ridwansyah) 

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID -  Guna menguatkan penyidikan penyebab terjadinya kebakaran Lapas kelas I Tangerang, Polda Metro Jaya menganalisa alat bukti kamera CCTV pada Rabu (15/9/2021).

Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta.

"Kemudian penyidik juga masih melakukan pendalaman lagi termasuk menganalisa alat alat bukti yang ada. Alat-alat bukti baik itu CCTV dan lain sebagainya sambil melengkapi administrasi dan juga melengkapi apa saja yang harus dan sudah dilakukan oleh penyidik untuk kelengkapan berkas selanjutnya," tutur Yusri

Ia juga menambahkan, bila sudah lengkap selanjutnya pihaknya bakal gelar perkara.

"Nanti bila sudah lengkap selanjutnya nanti baru kita lakukan atau rencanakan gelar perkara untuk bisa menentukan apakah ada tersangka di sini. Karena memang pidananya ada di sini,"  imbuhnya.

Sebelumnya,   polisi juga memeriksa dua narapidana (napi) selain tujuh orang dari pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tangerang di Polda Metro Jaya, Rabu (15/9/2021). 

Total ada sembilan orang diperiksa untuk mengusut penyebab kebakaran Lapas Tangerang yang menewaskan 48 napi dan sejumlah orang lainnya luka-luka. 

 "Ada sembilan orang (diperiksa). Ada tujuh dari petugas lapas, kemudian dari warga binaan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya dikonfirmasi Rabu (15/9/2021).

Yusri menambahkan, tidak menutup kemungkinan saksi yang akan diperiksa terus bertambah karena masih berjalan proses penyelidikan kasus kebakaran Lapas Tangerang.

"Kemudian semalam sekitar pukul 22.00 WIB, selesai pemeriksaan. kalau ditanya sekitar apa pemeriksaanya adalah kita pasti mengetahui fungsi, karena penanggung jawab Lapas kelas I Tangerang adalah langsung Kalapas. fungsi dan tugas serta pengawasan serta SOP yang ada di lapas tangerang sendiri. itu seputar itu," ucap Yusri.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler