Salah Satu WNA Korban Tewas kebakaran Lapas Tangerang Dipastikan Berasal dari Nigeria 

Rabu, 15 September 2021 18:50 WIB

Share
Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Pembinaan Narapidana dan Latihan Kerja Produksi (Ditjenpas Binapilatkerpro), Thurman Hutapea kala jumpa pers di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (15/9/2021). (Foto: Ardhi Ridwansyah)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Samuel Machado Nhavene, salah satu WNA yang jadi korban tewas kebakaran Lapas Kelas I Tangerang dipastikan berasal dari Nigeria.

Sebelumnya, dari kabar yang beredar masih simpang siur asal kewarganegaraan Samuel Machado Nhavene. Sebab ada yang mengabarkan Samuel berasal dari negara Afrika Selatan, ada pula yang menginformasikan dia berasal dari Mozambik.

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Pembinaan Narapidana dan Latihan Kerja Produksi (Ditjenpas Binapilatkerpro), Thurman Hutapea, memastikan jika Samuel Machado Nhavene berasal dari Nigeria, sebuah negara yang berada di Afrika Barat

"Sebenarnya awalnya informasinya itu warga negara Afsel (Afrika Selatan), setelah komunikasi ke kedubes, ternyata tidak diakui. Kemudian beralih ke Mozambik, dari Mozambik beralih ke Nigeria," jelasnya kala jumpa pers di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (15/9/2021).

Thurman menjelaskan, pihak Kedutaan Besar Nigeria di Indonesia sudah datang ke Lapas Kelas I Tangerang tadi pagi.

"Sekarang kedubes Nigeria sudah berkunjung ke lapas tadi pagi. Mudah-mudahan komunikasi yang baik tetap terbangun," ungkapnya.

Dikabarkan sebelumnya, Samuel Machado Nhavene menjadi salah satu jenazah korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang di samping jenazah Bambang Guntara Wibisana yang sebenarnya sudah dikenali secara fisik namun masih perlu data lebih lanjut untuk mendapatkan hasil yang lebih meyakinkan.

Hal tersebut disampaikan, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan.

"Ada dua jenazah yang secara fisik memang sudah dikenali, akan tetapi tim DVI masih membutuhkan data-data tertentu untuk lebih meyakinkan terhadap dua jenazah yang masih tertinggal itu," jelasnya. 
(Ardhi Ridwansyah) 

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler