8 Kali Selundupkan Benur Berharga Ratusan Juta, Tukang Ojek Ngaku Kepepet 

Rabu, 15 September 2021 21:30 WIB

Share
Konfrensi pers Polres Lebak terkait penangkapan pelaku penyelundupan benur jenis pasir dan mutiara berharga ratusan juta rupiah.(Foto: Yusuf Permana)

LEBAK,  POSKOTA.CO.ID - Tim Serigala Satreskrim Polres Lebak berhasil menggagalkan penyelundupan  ribuan baby lobster alias benur  di Kabupaten  Lebak. 

Bahkan,  Tim Serigala  juga mengamankan  seorang tukang ojek yakni AD (36) warga Kecamatan Bayah,  yang berperan sebagai kurir, beserta barang buktinya sebanyak 1200 ekor Benur jenis pasir  dan 800 ekor nenur jenis mutiara. 

Di hadapan pihak  kepolisian AD sendiri mengaku sudah melakukan penyelundupan benur itu sebanyak 8 kali.  Ribuan ekor benur itu sendiri ia jual ke wilayah Kecamatan Cisolok,  Kabupaten Sukabumi,  Provinsi Jawa Barat. 

"Sudah 8 kali (Menyelundupkan benur, -red) . Pertama kali beraksi 2 bulan yang lalu, " kata AD saat ditanyai wartawan di Mapolres Lebak,  Rabu (15/9/2021).

Ketika  disinggung soal perbuatanya yang sudah menyalahi hukum,  AD mengaku mengetahui hukum itu sendiri. 

Namun katanya,  Ia terpaksa melakukan hal tersebut.  Karena,  dirinya yang sehari-hari berprofesi  sebagai tukang ojek di Bayah ini tengah mengalami kesulitan ekonomi. 

"Udah tau,  tapi mau gimana lagi. Buat memenuhi kebutuhan ekonomi sehari-hari,  " akunya. 

AD pun menerangkan perannya sebagai kurir dalam kasus penyelundupan  benur itu. Katanya,  benur itu sendiri ia dapatkan dari para nelayan di perairan Kecamatan Bayah. 

Saat ditanyai mengenai upah,  atau penghasilan dari aksinya itu.  AD engga berbicara banyak.

"Enggak tau (penghasilan dari menyelundupkan benur,-red), " katanya.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler