Sejak Maret, 10 Lembaga Termasuk BIN jadi Sasaran Spionase Hacker Mustang Panda China, ini Tanggapan Polri  

Senin, 13 September 2021 12:53 WIB

Share
ilustrasi hacker.(google)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - 10 kementerian dan lembaga diduga jadi sasaran spionase hacker asal China. 

Mabes Polri menyebutkan bahwa  pihaknya telah berkoordinasi dengan Kominfo.
        
"Ya dikoordinasikan ke kementerian tersebut," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Senin (13/9/2021).
        
Kepolisian belum memulai penyelidikan terhadap dugaan pembobolan ini. Argo mengungkapkan Polri baru melaksanakan koordinasi. 

"Dikoordinasikan," imbuhnya.


Adapun kelompok hacker China yang menamakan dirinya Mustang Panda diduga membobol minimal 10 kementerian dan lembaga di Indonesia. 

Dugaan ini diberitakan The Record berdasarkan laporan dari Insikt Group, sebuah divisi riset ancaman siber milik Recorded Future.
         
Mustang Panda adalah kelompok hacker dengan aksi spionase siber di Asia Tenggara. 

Insikt menemukan bahwa pada bulan April 2021, ada malware PlugX dari Mustang Panda di dalam jaringan pemerintah Indonesia.


Penembusan oleh hacker China ini diduga sudah terjadi sejak bulan Maret 2021. Titik masuk dan metode malware mereka masih belum jelas.

Insikt Group disebutkan sudah memberi tahu pemerintah Indonesia pada Juni dan Juli 2021. 

Namun menurut mereka, pihak pemerintah Indonesia saat itu belum memberikan tanggapan.
         
Badan Intelijen Negara (BIN) diklaim Insikt juga ikut dibobol. The Record mengatakan meminta konfirmasi pada Juli dan Agustus namun tidak ditanggapi. 

Sumber The Record mengatakan bulan Agustus itu, pemerintah mencari dan membersihkan sistem yang terinfeksi. 

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler