Kembalikan Uang Hasil Pemerasan Sopir Bus Rombongan Vaksin, Ketua Fakta Desak Proses Hukum 2 Petugas Dishub  

Senin, 13 September 2021 14:29 WIB

Share
Dua oknum petugas Dishub saat melakukan pemerasan terhadap sopir bus rombongan peserta vaksinasi. (Dok Ketua Fakta Azas Tigor Nainggolan)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Eko Saputro, sopir bus rombongan peserta vaksinasi menyebut telah mendapatkan kembali uang yang oleh dua oknum petugas Dishub DKI Jakarta.

Eko mengatakan, uang dengan nominal RP 500.000 miliknya itu langsung dikembalikan oleh dua oknum petugas Dishub di pool bus tempatnya bekerja.

"Dia datang ke pool hari Rabu (8/9/2021) Pak S dengan Pak SG. Dia  bilang mau menyerahkan uang, 'saya mau memulangkan uang'," kata Eko dalam konferensi pers virtual yang berlangsung Senin (13/9/2021).

"Saya terima, ada tanda terima sama foto di kantor saya," lanjutnya.

Peristiwa pemerasan itu terjadi pada Selasa (7/9/2021) pagi. Saat itu Eko sedang mengantar warga dari Kampung Penas, Jakarta Timur menuju Sentra Vaksin di Sheraton Media Hotel Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat.

"Pada saat itu kita jalan menuju Hotel Sheraton dari Penas, tiba-tiba di depan ITC Cempaka Mas distop oleh petugas Dishub, ada dua orang," ucap Eko.

Eko pun menjelaskan tujuan mengantar para warga. Namun dua petugas Dishub mengatakan akan membawa bus setelah memeriksa surat-surat kendaraan Eko.

Eko pun meminta agar dirinya dipersilahkan mengantar para warga yang hendak vaksinasi terlebih dahulu.

Sesampainya di hotel, kedua petugas tersebut kemudian meminta Eko menyerahkan uang sebesar Rp 500.000.

"Awalnya saya dibentak dulu sama Pak SG 'lu mau dibantu gak kok jadi lu yang ngatur', dari situ mulai lah, bicara dari angka transaksi,  Pak S bilang komandan minta uang 500.000. Pak S itu dapat izin dari komandannya SG supaya mobil enggak ditarik saya disuruh bayar segitu," ungkapnya.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler