Heboh Pedagang Jual Daging Anjing di Pasar Senen, Ini Alasan Peredarannya Dilarang 

Minggu, 12 September 2021 20:40 WIB

Share
Pasar Senen Blok III Jakarta Pusat tempat ditemukannya pedagang jual daging anjing. (Foto:Fahmi Ramadhan)

JAKARTA,POSKOTA.CO.ID - Perumda Pasar Jaya melalui Manajer Umum dan Humas, Gatra Vaganza menyatakan telah memanggil dan memberikan sanksi terhadap oknum pedagang daging anjing di Blok III Pasar Senen, Jakarta Pusat.

Gatra mengatakan, adapun pemberian sanksi itu lantaran daging anjing tidak termasuk dalam komoditi yang boleh diperjualbelikan dalam pasar yang di bawah naungan Perumda Pasar Jaya itu.

"Dan hal ini jelas tidak sesuai dengan koridor-koridor peraturan yang ada di dalam Perumda Pasar Jaya," kata Gatra ketika dikonfirmasi, Minggu (12/9/2021).

Gatra pun mengultimatum oknum pedagang tersebut, apabila praktik jual beli daging anjing tersebut terulang maka pihaknya tak segan melakukan penutupan sementara hingga permanen terhadap pedagang tersebut.

Menurutnya, aturan ini  juga berlaku bagi pedagang lainnya jika melakukan kegiatan yang sama.

"Dan ke depannya ini akan jadi pelajaran bagi kami evaluasi dalam sisi operasional pasar sehingga  kejadian kejadian (jual daging anjing) ini tidak akan terulang kembali," sebutnya.

Mengenai aturan larangan praktik jual beli daging anjing tersebut sebenarnya juga sudah tertuang dalam Undang-undang no 18 tahun 2012 tentang pangan.

Dalam aturan tersebut tertulis pada Pasal 1 dijelaskan bahwa anjing tidak termasuk dalam makanan konsumsi, karena bukan merupakan sumber hayati produk peteranakan, kehutanan atau jenis lainnya.

Sementara itu, Ketua Animal Defenders Indonesia (ADI) Doni Herdaru dalam surat somasinya terkait hal ini menjelaskan, berdasarkan hasil riset yang dilakukan pihaknya, daging anjing yang dikonsumsi kebanyakan merupakan anjing liar dan luput dari vaksinasi.

"Sehingga sangat dianjurkan untuk tidak mengkonsumsinya dengan pertimbangan bahaya penyakit rabies dan penyakit lainnya yang ditimbulkan dari mengkonsumsi daging anjing," sebutnya.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler