48 Anak di Pandeglang Menjadi Yatim Piatu Akibat Covid-19, Kadinsos : Kami Tidak Tinggal Diam 

Minggu, 12 September 2021 15:26 WIB

Share
Penyerahan bantuan dari Bupati Pandeglang kepada anak yatim dan piatu yang orang ltuanya meninggal dunia akibat COVID-19. (ist)

PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang mencatat terdapat 48 anak di Kabupaten Pandeglang yang menjadi yatim dan piatu akibat pandemi Covid-19. 

Orang tua mereka baik ayah dan ibunya  telah meninggal dunia akibat terpapar virus yang berasal dari negeri China itu.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pandeglang Nuriah mengatakan, pihaknya kini masih terus melakukan pendataan para anak yang telah menjadi korban Pandemi covid-19.

"Itu merupakan data sementara, saat ini kita masih terus melakukan pendataan," kata Kadinsos saat dihubungi, Minggu (12/9/2021).

Kadinsos mengatakan, pihaknya sendiri tidak akan membiarkan para anak yang merupakan penerus generasi bangsa ini mengalami kesulitan dalam menjalani kehidupan meski kini orang tuanya sudah tiada.

Menurutnya, Pemkab sendiri sudah memberikan bantuan kepada para anak itu.

"Kita sudah salurkan bantuan berupa sembako dan kadeudeuh yang langsung diberikan oleh ibu Bupati kepada puluhan anak itu," katanya.

Lebih jauh, pihaknya juga telah mengajukan puluhan anak itu agar masuk ke dalam penerima  bantuan yang berasal dari pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial. 

"Ya tentunya kita tidak tinggal diam, dan sudah mengajukan puluhan anak itu untuk diberikan bantuan dari pemerintah pusat yang kini pengajuannya tengah di proses," pungkasnya.

(Yusuf Permana)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler