9 Produsen dan Reseller Jaringan Narkoba Sintetis AntarProvinsi Terancam Hukuman Mati 

Jumat, 10 September 2021 21:05 WIB

Share
Sembilan tersangka jaringan antarprovinsi produsen dan reseller home industry narkoba jenis sintetis ditangkap Polres Tangsel dari berbagai wilayah berbeda. (Foto:Veronica Prasetio)

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Kepolisian Resort Tangerang Selatan menjerat sembilan orang tersangka industri rumahan narkoba dengan pasal 112, pasal 114, 129, dan 132 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. 

"Ancaman pidananya minimal 6 tahun. Kemudian  seumur hidup dan maksimal ancaman hukuman mati," ujar Kapolres Tangsel, AKBP Iman Imanuddin, Jumat (10/9).

Iman mengatakan, sembilan tersangka itu berinisial GR, MN, AS, AN, FL, AG, VC, PR, dan RH. Para tersangka adalah pemasok bahan dasar serbuk warna kuning bibit untuk membuat narkotika jenis sintetis. 

Dimana peredarannya, diterangkan Iman, mencakup wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Bandar Lampung, Medan serta Papua.

Dari para tersangka, pihaknya mengamankan total serbuk kuning bibit dan tembakau sintetis seberat 4.108,14 gram atau 4,1 kilogram.

Menurut Iman, narkotika seberat itu setara dengan harga Rp 2.771.694.000. Kepada penyidik, tersangka mengaku barang bukti tersebut dapat digunakan untuk pembuatan narkotika jenis sintetis sebanyak 123.244.2 gram 

Barang haram itu dapat dikonsumsi oleh 616.221 orang pemakai narkotika jenis sintetis. "Dengan kata lain polisi berhasil menyelamatkan 616.221 jiwa pemakai narkotika jenis sintetis," tutupnya.

(Veronica Prasetio)
 

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler